Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Pixabay)
Dream – Al-Quran adalah kitab suci umat Islam. Begitu banyak ilmu dan petunjuk yang terdapat dalam Al-Quran.
Itulah mengapa sebagai seorang Muslim, kita diwajibkan membaca, mempelajari, dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Al-Quran sebagai pembimbing dan lentera kehidupan, menjadi sebuah jalan keselamatan hingga di akhirat kelak.
Nabi Muhammad SAW bersabda, " Sebaik-baik kamu adalah orang yang mempelajari Al-Quran dan mengajarkannya." (HR. Bukhari).
Berikut adalah beberapa keistimewaan bagi orang yang dapat mengkhatamkan Al-Quran:

Begitu banyak manfaat yang bisa didapatkan ketika membaca dan mengamalkan Al-Quran. Bahkan, saat mengkhatamkannya pun seseorang akan mendapat berbagai macam keistimewaan.
Dalam sebuah hadits dijelaskan bahwa Al-Quran dapat memberikan syafaat pada para pembacanya kelak di hari kiamat.
Rasulullah bersabda, " Bacalah Al-Quran, sesungguhnya ia (Al-Quran) akan datang di hari kiamat memberi syafaat kepada pembacanya." (HR. Muslim).
Tak hanya mendapatkan keistimewaan di dunia, namun kelak amalan ini akan menjadi syafaatnya kelak di hari akhir.

Ibnu Abbas RA menceritakan bahwa suatu hari, ada seorang sahabat yang bertanya kepada Rasulullah SAW. " Wahai Rasulullah, amalan apakah yang paling dicintai Allah?"
Beliau menjawab, " Al-hal wal murtahal." Orang ini bertanya lagi, " Apa itu al-hal wal murtahal, wahai Rasulullah?"
Beliau menjawab, " Yaitu yang membaca Al-Quran dari awal hingga akhir. Setiap kali selesai ia mengulanginya lagi dari awal." (HR Tirmidzi)
Allah sangat menyukai orang-orang yang dapat membaca Al-Quran. Bahkan jika dapat mengkhatamkannya dan kembali membaca sedari awal.
Dari Usman bin Affan RA, Rasulullah saw. bersabda, " Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Alquran dan mengajarkannya." (HR. Tirmidzi)
Begitu banyak kemuliaan dan keistimewaan bagi orang-orang yang membaca dan mengamalkan Al-Quran.
Dan menjadikannya petunjuk dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Maka ia termasuk sebagai golongan manusia dari sebaik-baiknya manusia.
Meningkatkan Derajat Seseorang
Barangsiapa senantiasa membaca, mempelajari, dan mengamalkan Al-Quran maka Allah akan mengangkat derajatnya. Baik didunia maupun di akhirat kelak.
Dari Umar bin Khatab RA, Rasulullah bersabda, " Sesungguhnya Allah SWT akan mengangkat derajat suatu kaum dengan kitab ini (Al-Quran), dengannya pula Allah akan merendahkan kaum yang lain." (HR. Muslim)

Dari Abu Hurairah ra. Rasulullah saw. bersabda, " Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah-rumah Allah untuk melantunkan ayat-ayat suci Al-Quran dan mempelajarinya, melainkan akan turun kepada mereka ketenangan, akan dilingkupi pada diri mereka dengan rahmat, akan dilingkari oleh para malaikat, dan Allah pun akan menyebut (memuji) mereka di hadapan makhluk yang ada di dekat-Nya." (HR. Muslim)
Allah SWT senantiasa memberikan rahmat dan ketenangan bagi orang-orang yang membaca dan mengamalkan isi dalam Al-Quran. Menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan.

Meskipun mengkhatamkan Al-Quran adalah sebuah amalan yang utama dan sunnah dari Nabi sendiri, namun Rasulullah tetap memberikan batasan waktu minimal. Beliau melarang kita untuk mengkhatamkan Al-Quran dalam waktu kurang dari tiga hari.
Dari Abdullah bin Amru bin Ash, dari Rasulullah saw., beliau berkata, " Puasalah tiga hari dalam satu bulan." Aku berkata, " Aku mampu untuk lebih banyak dari itu, wahai Rasulullah." Namun beliau tetap melarang, hingga akhirnya beliau mengatakan, " Puasalah sehari dan berbukalah sehari, dan bacalah Alquran (khatamkanlah) dalam sebulan." Aku berkata, " Aku mampu lebih dari itu, wahai Rasulullah?" Beliau terus melarang hingga batas tiga hari. (HR. Bukhari)
Rasulullah melarang mengkhatamkan Al-Quran secara terburu-buru. Karena ditakutkan kita tidak dapat memahami nilai sesungguhnya dari Al-Quran.
(Diambil dari berbagai sumber)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya