Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Diikat Dengan Tali Jadi 'mata' Untuk Ibu Bapaknya Yang Buta. (Foto: Facebook GMA News)
Dream - Seorang bocah laki-laki di Filipina menjadi viral setelah foto-fotonya saat menuntun kedua orangtuanya yang buta di sekitar kota Polanco, Zamboanga del Norte, beredar di dunia maya.
Foto-fotonya menjadi viral karena caranya menuntun kedua orangtuanya yang buta terlihat tidak biasa seperti anak pada umumnya.
Bukannya dengan menggandeng kedua orangtuanya layaknya seorang anak, tapi bocah itu menggunakan tali yang diikatkan di tubuhnya.
Ujung tali diikat di tubuhnya, sementara ujung tali yang satunya dipegang oleh ayahnya. Jika dilihat, seolah-olah bocah itu seperti disiksa.

Tapi bocah yang tak diketahui namanya itu justru menjadi 'mata' bagi kedua orangtuanya saat mereka berjalan ke manapun mereka pergi.
Pemandangan yang cukup miris itu kemudian diposting ulang oleh warga NTT bernama Ero Lawen di grup Facebook WNIS (Warga NTT in Sabah).
Dalam postingan tanggal 19 Desember itu, Ero mengungkapkan rasa simpatinya kepada bocah Filipina yang menjadi 'mata' bagi orangtuanya yang buta.

" Seorang anak tidak pernah meminta kalau dia dilahirkan ke dunia dengan keadaan seperti ini," tulis Ero.
Menurut Ero, bocah berhati mulia itu telah memberikan pengorbanan yang besar untuk kedua orangtuanya yang buta.
Di saat anak-anak seumurnya bebas bermain dan menikmati masa bahagia, dia justru terikat pada kewajiban membantu orangtuanya. Entah sampai kapan bocah itu akan menjadi mata bagi orangtuanya.
Namun, meski tubuhnya harus terikat dengan tali agar bisa menuntun orangtuanya, bocah itu masih bisa tersenyum.

" Semoga anak ini kelak berguna bagi agama dan masyarakatnya. Tuhan, semoga engkau lindungi dia," imbuh Ero.
Kisah bocah Filipina yang menuntun orangtuanya sambil diikat dengan tali ini memberikan pelajaran bahwa tidak semua orangtua bisa memberikan kebahagiaan kepada anak-anaknya.
Sumber: World of Buzz
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya