Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Seorang Pria Menggugat Supermarket Karena Uang Kembaliannya Kurang. (Foto: Ilustrasi/.Shutterstock)
Dream – Belum lama ini, ada kasus unik di China. Seorang konsumen menyomasi supermarket karena kembaliannya kurang Rp84.
Dikutip dari Next Shark, Minggu 28 April 2019, konsumen bernama Xiao ini mengaku tidak menerima kembalian yang cukup. Dia mengaku kembalianya kurang dari 0,04 yuan atau sekitar Rp84. Tak ada seratus perak.
Xiao mengaku membayar belanjaan senilai 54,76 yuan (Rp115.420) dengan uang 55 yuan (Rp115.926). Dia berbelanja di Yonghui Superstores.
Harusnya, kembalian yang diterima sebanyak 0,24 yuan (Rp505,86). Tapi, yang diterima hanya 0,2 yuan (Rp421,55).
“ Saya membayar 55 yuan secara tunai dan mendapat kembalian 0,2 yuan. Mereka mengambil 0,04 yuan secara illegal,” kata dia kepada Pear Video, seperti yang diberitakan oleh South China Morning Post.
Xiao memasukkan dokumen gugatan. “ Saya ingin mereka mengembalikan 0,04 yuan yang seharusnya menjadi milik saya,” kata dia.
Ahli hukum Yonghui Superstores mengakui ada kesalahan yang dilakukan dalam transaksi pembayaran. Pihaknya meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh Xiao.
“ Sehubungan dengan ini, kami meminta maaf kepada Tuan Xiao dan masyarakat luas,” kata pengacara yang tak disebutkan namanya itu.
Pengadilan Rakyat Distrik Yanqiao di Xian, Tiongkok, meminta supermarket untuk membayar kekurangan kembalian belanjaan Xiao. Plus, denda sebesar 50 yuan (Rp105.387).
Kepada Beijing News, Xiao mengatakan sistem pembulatan itu ilegal dalam hukum.
“ Saya hanya tidak ingin mengatakan tak ada praktik bisnis yang melanggar hukum dan aturan yang tak masuk akal. Dengan mengajukan gugatan, masalah ini diakui di tingkat hukum dan mudah-mudahan itu menarik perhatian masyarakat,” kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya