Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pelepasan 200 Kafilah Da'wah (Foto: Istimewa)
Dream - Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1440 Hijriah, Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia mengirim 200 dai ke berbagai daerah di Indonesia. Program ini sebagai bentuk mensyiarkan agama Islam hingga ke pelosok negeri.
" Para da’i tersebut berasal dari Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Mohammad Natsir dan Akademi Dakwah Indonesia (ADI)," ujar Ketua Umum Dewan Da'wah, Mohammad Siddik, dalam keterangan tertulisnya, Jumat 26 April 2019.
Rektor Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Mohammad Natsir (STID M Natsir), Dwi Budiman, mengatakan, meski masih berstatus mahasiswa, para dai ini mampu menyebarkan nilai-nilai Islam kepada masyarakat luas. Ia mengatakan, para mahasiswa disebut sebagai Kafilah Da'wah.
" Kami menyiapkan mahasiswa dengan mengikuti pelatihan selama enam semester, mulai dari mengelola pelatihan membaca Alquran, thibun nabawi, sampai program memandikan jenazah," ucap Budi.
Budi berpesan kepada para dai yang dikirim, agar senantiasa menjaga keikhlasan selama berdakwah dan mampu beradaptasi dengan lingkungan.
Mahasiswa yang kuliah di STID ini memang diwajibkan untuk mengikuti program berdakwah ke daerah-daerah. Lokasinya ditentukan oleh peserta dan juga para stake holder kampus.
" Untuk tahun ini, kami pertimbangkan juga lokasi terdampak bencana alam seperti Lombok, Palu, dan Banten," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya