Ada Kampung Zakat di Bengkulu

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 30 Agustus 2018 07:02
Ada Kampung Zakat di Bengkulu
Lewat Kampung Zakat, masyarakat diharapkan dapat mandiri.

Dream - Kementerian Agama menginisiasi program untuk mendorong kemandirian masyarakat lewat Kampung Zakat. Desa Sidomulyo, Kecamatan Seluma Selatan, Kabupaten Seluma, Bengkulu ditetapkan sebagai lokasi pilot project dari program ini.

" Ini merupakan program yang komprehensif mencakup berbagai sektor, di antaranya mencakup ekonomi, pendidikan, dakwah, kesehatan, dan sektor sosial kemanusiaan," kata Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama, M Fuad Nasar, dikutip dari kemenag.go.id, Kamis, 30 Agustus 2018.

Menurut Fuad, Kampung Zakat bakal berjalan selama tiga tahun ke depan. Tak hanya itu, program tersebut juga melibatkan banyak pihak meliputi Pemerintah Pusat, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Asosiasi Lembaga Amil Zakat yang dinaungi Forum Zakat, serta Pemerintah Daerah.

 Peluncuran kampung zakat

" Untuk itu perlu perhatian dan konsentrasi semua pihak guna mendorong dan mensukseskan program monumental ini," kata dia.

Fuad melanjutkan, setiap pihak menjalin sinergisitas satu sama lain. Dengan sinergisitas antar-lembaga, menurut dia, penanganan kemiskinan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai.

Peluncuran ini dihadiri pula oleh Asisten Deputi Pemberdayaan dan Kerukunan Umat Beragama Kementerian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Aris Darmansyah, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu diwakili Kepala Bagian Tata Usaha Yasaroh, Bupati Seluma, Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, serta perwakilan Forum Zakat Nasional. (ism)

1 dari 2 halaman

Jadikan Indonesia Pusat Studi Islam, Kemenag Luncurkan ARKAN

Dream - Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program Agenda Riset Keagamaan Nasional (ARKAN) untuk menguatkan riset tentang keagamaan di Indonesia. 

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Arskal Salim, mengatakan program ini merupakan bagian dari komitmen Kemenag mengembangkan riset di bidang keagamaan.

" Pemerintah melalui Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi RI telah menyusun Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) sebagai acuan pembangunan IPTEK dalam jangka waktu 28 tahun (2017-2045)," ujar Arskal saat Annual Conference on Research Proposal (ACRP) di Bogor, Jawa Barat, Rabu 18 Juli 2018.

Arskal menjelaskan ada sepuluh fokus riset yang tertuang dalam RIRN. Meski demikian, kata dia, hanya ada satu fokus yang memuat studi sosial humaniora.

" Kementerian Agama RI terdorong untuk membuat Agenda Riset Keagamaan Nasional (ARKAN) yang di dalamnya memuat peta riset keagamaan yang berbasis integrasi keilmuan, pluralisme agama dan moderasi agama," ucap dia.

Dengan riset Kemenag diharapkan Indonesia tidak hanya mengejar perkembangan IPTEK namun juga sebagai pusat destinasi studi Islam dunia. 

Arskal menyebut visi ARKAN adalah menjadikan Indonesia sebagai pusat studi Islam dan pluralisme yang unggul baik dari ilmu agama maupun sains. Dia berharap, riset keagamaan mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan dan peningkatan kehidupan akademik yang inovatif dan umat yang lebih berkeadilan, toleran, moderat, sejahtera, dan berdaulat.

2 dari 2 halaman

Kemenag Akan Bangun Asrama Haji Dekat Bandara Kertajati

Dream - Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, mengatakan jemaah haji asal Jawa Barat tahun ini belum bisa diberangkatkan dari Bandara Internasional Kertajati. Alasannya, bandara terbesar kedua di Indonesia itu belum difungsikan melayani penerbangan haji.

" Kertajati karena memerlukan asrama haji, maka tahun ini belum bisa digunakan sebagai embarkasi," kata Lukman, di Tangerang, Banten, ditulis Senin 16 Juli 2018.

Lukman berharap Bandara Kertajati sudah bisa mengangkut jemaah haji asal Jawa Barat pada tahun depan. " Insya Allah, tahun depan," ucap dia.

Menurut Lukman, setiap bandara yang menjadi embarkasi atau titik pemberangkatan dan kedatangan haji mensyaratkan adanya asrama haji yang berdekatan. Saat ini, asrama haji yang tersedia untuk Jawa Barat ada di Bekasi, yang lebih dekat dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Kementeriannya berencana membangun asrama haji di daerah paling dekat dengan Bandara Kertajati. Menurut dia, rencana ini sedang dalam tahap pematangan.

" Mudah-mudahan tahun depan bisa disiapkan," ujar dia

Operasional haji 2018 sebentar lagi akan berjalan. Jadwal pemberangkatan kloter pertama jemaah haji Indonesia berlansung pada Selasa, 17 Juli 2018.

Pada Selasa nanti, akan ada 11 kloter yang diterbangkan melalui enam embarkasi yaitu Embarkasi Surabaya/SUB (3 kloter), Padang/PDG (1 kloter), Lombok/LOP (1 kloter), Solo/SOC (4 kloter), Jakarta-Pondok Gede/JKG (1 kloter), dan Makassar/UPG (1 kloter). Total ada 4.486 jemaah haji yang berangkat kloter awal gelombang pertama yang berangkat ke Tanah Suci.

Lukman sendiri dijadwalkan melepas keberangkatan kloter JKG 01 dari Asrama Haji Pondok Gede pada Selasa, 17 Juli pukul 05.00 WIB.

Beri Komentar
Wasiat Terakhir Ustaz Arifin Ilham