Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Mynewshub.cc)
Dream - Makanan sederhana tetap bisa terasa nikmat. Tetapi, kenikmatan itu menjadi hilang saat tahu harganya yang begitu mahal.
Seperti dialami seorang pria asal Malaysia. Sampai-sampai, dia mengunggah status di akun media sosialnya lantaran tidak puas harus membayar makanan sederhana dengan harga tinggi di sebuah warung makan di Kampung Geliga Baru, Chukai, Kuala Terengganu.
Pemilik akun Facebook Syed Ikram membagikan gambar sepiring nasi dengan lauk dua potong cumi, seekor lobster dan sayur kangkung. Pria itu dikenai harga fantastis, 32 ringgit (sekitar Rp99 ribu).
" Macam ini saja 32 ringgit? Belum lagi airnya. Terkejut saat mau bayar. Ini warung biasa saja. Cepat kaya pemilik warung ini hingga dapat pergi haji bolak-balik," tulisnya pada hari Minggu, 22 Mei lalu.
Bahkan, dalam laman itu juga dibagikan percakapan antara pemilik warung yang dikenal sebagai Liza Musid. Liza menyatakan harga yang dibebankan itu dinilai wajar.
Warganet memberi berbagai reaksi termasuk mengecam pemilik warung bersangkutan. Mereka menilai pemilik warung terlalu ekstrem akibat mengenakan harga makanan yang tidak masuk akal.
© Dream
Dream - Menyadari isu yang diangkat Ikram menjadi semakin viral, Liza menegur pelanggannya itu. Dia menjelaskan harga setiap lauk yang diambil.
" Salam bro, harga udang RM15 (setara Rp46 ribu) seekor, sotong RM7 (setara Rp21 ribu) sepotong. Anda ambil dua potong. Sayur seringgit (setara Rp3.000. Nasi penuh RM2 (setara Rp2.000). Harga kan sudah ada dalam daftar. Kenapa tak melihat dulu?" kata Liza.
Namun Ikram tetap menyatakan dia tidak menyangka warung sebiasa itu tega menarik biaya makanan dengan harga cukup tinggi.
© Dream
Dream - Pun begitu, Liza merasa tindakan pelanggannya itu telah merusak nama baik warungnya. Dia lantas meminta Ikram untuk menghitung sendiri biaya yang harus dibayar berdasarkan harga bahan mentah di pasar.
Namun, Ikram membalas, dia juga tahu seluk beluk harga bahan makanan di pasar. Karena dia seorang ayah tunggal dan sering ke pasar untuk berbelanja.
Ikram menambahkan, inilah pertama kali dalam sejarah hidupnya memakan makanan di warung tepi jalan dengan harga yang semahal itu.
Tidak ingin memperpanjang masalah, pemilik warung menyatakan ingin mengembalikan uang yang dibayarkan oleh Ikram. Tetapi, pria itu tetap tidak mau menerimanya.
" Tidak perlu kembalikan uang saya. Saya bayar berapapun harga yang telah Anda berikan pada saya. Cuma saya berharap berdaganglah dengan ikhlas, supaya kita bertahan dalam bisnis," balas dia.
(Ism, Sumber: mynewshub.cc)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya