Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (foto: Pixabay)
Dream – Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh keberkahan. Setiap amalan yang dilakukan akan diberikan ganjaran berlipat ganda.
Sekecil apapun amalan tersebut, akan terhitung sebagai pahala. Salah satunya adalah dengan memberi makan saat berbuka puasa.
Selain sebagai jalan untuk menambah pahala dan keberkahan, juga dapat mempererat jalinan silahturrahmi antar sesama.
Berikut adalah keutamaan bagi orang-orang yang memberi makan saat berbuka puasa:

Keutamaan memberi makan orang yang berpuasa adalah mendapatkan pahala seperti orang yang sedang berpuasa.
Dari Zaid bin Khalid Al-Juhani radhiyallahu ‘anhu, berkata Rasulullah saw. bersabda:

“ Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi)
Keutamaan memberi makan orang yang berbuka puasa lainnya adalah mendapatkan ganjaran sebagai jalan menuju surga.
Dari Ali ra berkata, Nabi Muhammad saw bersabda:

“ Sesungguhnya di surga terdapat kamar-kamar yang mana bagian luarnya terlihat dari bagian dalam dan bagian dalamnya terlihat dari bagian luarnya.” Lantas seorang arab baduwi berdiri sambil berkata, “ Bagi siapakah kamar-kamar itu diperuntukkan wahai Rasululullah?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “ Untuk orang yang berkata benar, yang memberi makan, dan yang senantiasa berpuasa dan shalat pada malam hari di waktu manusia pada tidur.” (HR. Tirmidzi)

Memberi makan orang yang berbuka puasa jika dibarengi dengan ibadah lain seperti sholat dan bersedekah, akan menjadi pengantar seseorang menuju ridho Allah swt.
Ibnu Rajab Al-Hambali rahimahullah menyatakan, “ Puasa, shalat dan sedekah mengantarkan orang yang mengamalkannya pada Allah. Sebagian salaf sampai berkata, ‘Shalat mengantarkan seseorang pada separuh jalan. Puasa mengantarkannya pada pintu raja. Sedekah nantinya akan mengambilnya dan mengantarnya pada raja.” (Lathaif Al-Ma’arif, hlm. 298).
Memberi makan orang yang saat berbuka puasa juga sebagai bentuk dalam bersedekah. Sedekah tidak akan mengurangi harta si pemberi. Justru pintu rezeki terbuka melalui sedekah.
Sebagaimana terdapat dalam hadits

“ Sedekah tidaklah mengurangi harta.” (HR. Muslim)
Dalam hadist dijelaskan, sedekah tidak akan mengurangi harta. Walaupun secara fisik berkurang, namun harta yang disedekahkan akan menjadi berkah. Sehingga kekurangannya tersebut tertutupi oleh keberkahannya.
Selain mendapatkan keberkahan, di sisi lain ganjaran pahala berlipat ganda juga akan didapatkan. Memberi makan orang saat berbuka puasa berarti juga memperat jalinan silahturrahmi antar sesama.
(Dilansir dari berbagai sumber)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya