Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Ada yang lain pada penampilan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, saat menyampaikan pidato menyambut Tahun Baru 2018. Tak Seperti biasa yang selalu memakai busana serba gelap, kali ini Jong Un mengenakan setelan jas warna silver.
Begitu pula dengan dasi yang dipakainya, juga senada dengan warna setelan jasnya. Penampilan Jong Un yang selalu berubah setiap menyampaikan pidato Tahun Baru sepertinya sudah direncanakan.
Tapi untuk tahun 2018 ini, Kim mengenakan setelan jas bernuansa terang. Banyak yang menduga bahwa penampilan itu sebagai pesan negaranya kemungkinan menerima undangan berpartisipasi di Olimpiade Musim Dingin di Korea Selatan pada Februari bulan depan.
Selama ini semua pemimpin Korea Utara selalu identik dengan gaya busana yang 'itu-itu saja' dengan nuansa warna yang serba gelap.
Namun untuk tahun-tahun ke depan, Kim seolah ingin mengubah negaranya menjadi lebih modern, setelah sukses meluncurkan program percobaan senjata nuklirnya.
" Muncul spekulasi bahwa dia mencoba membuat Korea Utara terlihat lebih modern dan terhubung dengan dunia luar," kata Robert Kelly, seorang profesor ilmu politik di Universitas Nasional Pusan, di Korea Selatan.
© Dream
Meski terus mengubah penampilan busananya, Jong Un sepertinya masih mempertahankan gaya potongan rambutnya yang 'nyentrik', yang oleh pengamat Barat diberi nama potongan rambut trapezium.

Dalam pidato sambutannya, Jong Un tetap keras dan tegas soal program nuklirnya. Dia bangga dengan proyeknya itu dengan mengatakan, " sebuah tombol bom nuklir sudah siap di meja kantor saya."
Pidato Kim tersebut ditonton secara luas oleh masyarakat Korea Selatan. Sikap sedikit melunak Korea Utara itu disambut antusias oleh pemerintah Korea Selatan.
" Kami sudah menyatakan kesediaan kami untuk berdialog dengan Korea Utara setiap saat."
(Sumber: New York Times)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya