Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Kisah Haru Anak Sopir Angkot Di Bandung Jadi Polisi Dengan Nilai Terbaik (Youtube PID SPN Polda Jabar)
Dream - Andi Sonjaya, seorang anak sopir angkot di Bandung menjadi lulusan terbaik Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Barat. Momen pelantikan tersebut diunggah di media sosial YouTube Polisi Jawa Barat.
Dalam video tersebut, terlihat Andi bersujud di kaki sang ayah, Udin Sudrajat. Ayah dan anak itu tampak menangis dan saling berpelukan.
Usai sang anak dilantik, Udin turut menyampaikan sambutan di hadapan Pejabat Utama Polda Jabar, para tamu undangan dan siswa lainnya.

" Andi ini anak dari sopir angkot, jurusan Elang-Cicadas. Kami merasa bangga. Anak sopir angkot juga bisa jadi polisi. Alhamdulillah," kata Udin sambil menahan tangis.

Ia memberikan pesan agar anaknya bisa terus belajar dan menjadi polisi yang profesional serta menjaga integritas.
" Kalau pengen kaya jangan jadi polisi, tapi jadi pengusaha. (Polisi) Ini pengayom masyarakat," ucap dia. Video tersebut ditutup dengan momen keduanya berpelukan bersama Kapolda Jabar, Irjen, Suntana.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, Andi menjadi Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang I Tahun 2022 di SPN Polda Jabar.
Lahir di Bandung, 14 Agustus 2001, anak bungsu dari delapan bersaudara ini meraih total nilai 80,34. Rinciannya adalah nilai akademis 80,51, nilai kepribadian mental 75,35 dan nilai kesamaptaan jasmani 85,15.

Ditemui di rumahnya, Udin tidak bisa menyembunyikan perasaan haru dan bangga saat mengingat hari kelulusan sang anak. Dari awal, ia bahkan sempat ragu. Apalagi, saat tahun 2021, anaknya pernah gagal saat seleksi.
" Saya ga tahu. Awalnya dia minta saya tandatangan dokumen. Katanya buat ngelamar daftar jadi polisi," kata Udin.
" Bapak bilang uang dari mana kan mahal. Kata Andi mimilikan (semoga rezekinya). Bapak hanya sekolah SD gak tamat," sambungnya.
Beberapa proses pun dilalui, hingga tiba waktu pengumuman. Saat nama Andi ada dalam urutan teratas, keluarga spontan berpelukan dan menangis bahagia.
" Lihat pengumuman di televisi, dan lolos rangking di atas. Saya peluk saking gembira saya nangis," katanya.
Di tempat yang sama, Andi mengaku bersyukur berhasil melewati fase seleksi masuk kepolisian dan pendidikan di SPN Polda Jawa Barat, meski tak menyangka bisa menjadi peserta terbaik.
" Keluarga saya gak ada di anggota saya pengen memecahin rekor, sambil saya ingin mengubah perekonomian keluarga. Ke depan gak akan puas, akan terus belajar karena saya ingin menjadi perwira," kata dia.
Terpisah, Kapolda Jabar, Irjen Suntana melalui Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Ibrahim Tompo mengatakan penerimaan polisi dilaksanakan secara objektif, transparan dan akuntabel.
" Sehingga betul - betul yang bisa kita terima sesuai dengan standar kompetensi yang diharapkan dan mampu melaksanakan pendidikan dengan baik," kata dia.
Sumber: Merdeka.com
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan