7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kisah Haru Guru Honorer (Instagram @insta_julid)
Dream - Berbagi tak selalu harus menunggu sampai memiliki harta berlimpah. Justru ketika di tengah keterbatasan masih ingin berbagi, muncul kebahagiaan yang tak terkira.
Karena yang menggerakkan manusia dapat berbagi adalah hati. Kebaikan hati guru honorer berikut ini bisa menjadi contoh. Seperti yang kita tahu, realita dari gaji guru honorer banyak yang belum mencukupi, bahkan bisa ditakar dengan ratusan ribu per bulan.
Salah satunya guru honorer pria ini yang menerima gaji Rp200.000 per bulan. Dengan kondisi gaji yang bahkan tak menyentuh angka setengah juta itu, dia masih memikirkan muridnya dengan membelikan barang siswanya yang rusak.
Di dalam sebuah kelas yang sepi yang sedang istirahat, seorang guru membuka amplop putih, yang berisi uang gajiannya untuk bulan September kali ini. Setelah dibuka, nampak ada dua lembar uang Rp100.000. Hanya dua lembar itu saja.
“ Puji Tuhan ini gaji untuk bulan september ini. Semangat untuk semua guru honorer di Indonesia,” tulisnya menyemangati para guru honorer.

Dia mengungkap akan menggunakan uang itu untuk kebutuhan murid-muridnya. Pak guru ini pun menanyai siswa laki-laki yang sedang berada di kelas itu.
“ Kira-kira temannya kamu yang topi dasi yang waktunya ganti siapa ya?,” tanyanya.
“ Reza kelas 5,” jawab si murid.
Lantas siswa laki-laki itu membawa Reza untuk bertamu dengan pak guru. Reza datang dengan kondisi dasi yang melorot dan rusak. Mendapatinya, pak guru ini langsung ingin membelikannya.

“ Pakai dasi ya, bapak belikan ya, tapi jangan buat mainan loh ya dasinya,” ungkapnya.
“ Ya udah yuk beli ke perpus,” lanjutnya.
Pak guru kemudian mendatangi perpustakaan untuk membeli dasi. Dia membawa pulang satu dasi merah khas anak Sekolah Dasar (SD) khusus untuk Reza. Bocah SD itu pun langsung mengganti dasinya yang sudah lusuh.

Pak guru tak kalah antusias untuk memakaikannya ke baju Reza. Muridnya itu kini dapat memakai dasi dengan rapi tanpa melorot. Momen ini diakhiri dengan pelukan manis dari sang guru untuk muridnya itu.
Perlu diapresiasi, semoga sehat panjang umur, dilimpahkan rejeki buat pak guru. Komentar pun bermunculan dalam unggahan di akun Instagram @insta_julid itu.
" SEMOGA TAHUN DEPAN KAMU JADI PNS ya," tulis salah satu akun.
" Gaji Guru kok main2 gitu ya??? semoga sampai ke pemerintah pusat video ini..Semoga Sang Guru mendapatkan imbalan dari Tuhan..Amin..," komentar akun lain.
" Tolong kak pak gurunya semoga gajinya bisa ditambahkan sama pemerintah kak karena beliau sangat perduli sama siswanya kak🙏🙏 @baimwong," tulis warganet yang menyebut nama Baim Wong.
View this post on Instagram
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?