Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Heroisme Pemuda Muslim di Insiden Penyanderaan Paris

Reporter : Syahid Latif
Senin, 12 Januari 2015 07:02
Heroisme Pemuda Muslim di Insiden Penyanderaan Paris
Di tengah sentimen anti Islam, pemuda muslim muncul sebagai pahlawan dalam insiden penyanderaan di supermaket Hyper Cacher, Paris. Siapa dia?

Dream - Perancis siaga penuh. Insiden demi insiden melibatkan kelompok bersenjata terus terjadi. Mirisnya, aksi brutal ini dilakukan kelompok garis keras Islam dengan cara membunuh bahkan menawan orang tak bersalah.

Di tengah sentimen Islamophobia, sebuah kisah kepahlawanan muslim muncul. Lassana Bathily, pria 24 tahun asal Mali menunjukan sisi muslim yang sesungguhnya.

Bathily telah menjadi pahlawan setelah menyelamatkan para pengunjung supermarket yang menjadi lokasi penyanderaan. Dengan berpikir cepat, Bathily membawa 6 dari 15 tawanan ke dalam ruang pendingin di dalam Hyper Cacher, supermarket yang menjadi lokasi penyanderaan.

Penyandera, Amedy Coulibaly, mencoba kabur dari kepungan petugas sebelum akhirnya ditembak mati. Tragis, empat tawanan tewas dalam insiden berdarah di Perancis ini.

" Ada beberapa orang yang menghampri saya, lalu saya matikan lampu, mematikan lemari pendingin. Ketika dipastikan sudah mati, saya menyembunyikan mereka di dalam, say atutup pintu, dan meminta mereka untuk tenang," ujar Bathily mencoba mengingat kejadian mendebarkan tersebut.

Menggunakan lift barang, Bathily berhasil kabur dan memberikan informasi berharga kepada aparat kepolisian mengenai kondisi yang terjadi dan dimana orang-orang bersembunyi.

Malu dan takut untuk menceritakan kisahnya ini, Bathily mengaku didatangi sejumlah konsumen untuk menjabat tangan dan berterima kasih kepadanya.

Saat ini, foto dan nama Bathily telah menyebar luas di media sosial. Sosoknya dianggap sebagai orang baik yang bersatu melawan aksi terorisme.

Beri Komentar