7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kisah Nabi Daud As Yang Mengalahkan Jalut Dengan Ketapel (Foto Ilustrasi: Shutterstock.com)
Dream - Sebagai seorang Muslim, tentu tidak asing lagi dengan kisah Nabi Daud as bukan? Nabi Daud as sendiri adalah nabi ke-17 dan dikenal sebagai sosok yang pemberani dan bertanggung jawab.
Nabi Daud as adalah keturunan ke-12 dari Nabi Ibrahim as yang dilahirkan oleh Siti Sarah yang merupakan istri dari Nabi Ibrahim as. Keberanian seorang Nabi Daud as memang sangat terkenal. Hal itu dibuktikan dari keikutsertaannya dalam perang di Bani Israil untuk melawan Raja Jalut. Padahal saat itu usia Nabi Daud as masih kecil.
Pada mulanya, Nabi Daud as tidak diperbolehkan untuk turun berperang karena usianya yang masih kecil. Ia hanya ditugaskan untuk menggembala kambing dan mengantarkan susu kepada kakak-kakaknya yang sedang berperang.
Namun, ketika sedang mengantarkan susu, pada saat itu jugalah seseorang yang dipercaya oleh Raja Talut, yakni Syami'un tengah mencari tentara utuk melawan Jalut. Dan pada akhirnya Nabi Daud as lah yang terpilih sebagai tentara itu.
Untuk mengetahui lebih jelas bagaimana Nabi Daud as berperang melawan Jalut, berikut sebagaimana dirangkum Dream melalui berbagai sumber.
Dalam pertempuran melawan Jalut tidaklah mudah karena perlengkapan mereka lebih lengkap dan mumpuni. Lalu, apakah mungkin Nabi Daud as bisa mengalahkan Jalut? Bahkan dari perlengkapan pun tidaklah memadai.
Nabi Daud as hanya mengandalkan ketapel yang dijadikannya sebagai senjata. Seperti yang diketahui, ketapel hanyalah alat sederhana berupa ranting pohon yang cukup kuat dengan dia cabang di ujungnya, lalu diberikan pengait berupa karet dan diberi kerikil atau benda lainnya untuk dilontarkan ke musuh.
Pada kenyataannya, tak disangka-sangka senjata sederhana milik Nabi Daud as itu pun cukup ampuh untuk melawan Jalut. Batu ketapel yang dilontarkan Nabi Daud as tepat mengenai kepala Jalut sampai raja itu tewas. Pada akhirnya, Raja Talut lah yang memenangkan peperangan.
Karena keberanian dan kecerdasan yang dimiliki oleh Nabi Daud as, ia pun mendapatkan pujian dari banyak orang, tidak terkecuali dari Raja Talut. Setelah menang dari peperangan itu, Nabi Daud as menikah dengan putri dari Raja Talut yang kemudian ia menjadi seorang panglima perang.
Nabi Daud as adalah sosok yang berakhlak baik, adil, dan juga bijaksana. Sikap itulah yang kemudian membuat banyak orang suka dengan Nabi Daud as dan menjadikannya sebagai raja dari Bani Israil.
Nabi Daud as sendiri memiliki beberapa mukjizat yang diberikan oleh Allah SWT. Berikut adalah beberapa mukjizat tersebut:
Sebagai penguasa, Raja Jalut tidaklah mudah dikalahkan. Bahkan perlengkapan peperangannya sangatlah hebat. Namun, dalam kisah sebelumnya diceritakan bahwa Nabi Daud as bisa mengalahkan Jalut hanya dengan ketapel. Inilah karunia yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Daud as. Bahkan kisah itu diceritakan dalam Al-Quran melalui surat Al-Baqarah ayat 251:
فَهَزَمُوْهُمْ بِاِذْنِ اللّٰهِ ۗوَقَتَلَ دَاوٗدُ جَالُوْتَ وَاٰتٰىهُ اللّٰهُ الْمُلْكَ وَالْحِكْمَةَ وَعَلَّمَهٗ مِمَّا يَشَاۤءُ ۗ وَلَوْلَا دَفْعُ اللّٰهِ النَّاسَ بَعْضَهُمْ بِبَعْضٍ لَّفَسَدَتِ الْاَرْضُ وَلٰكِنَّ اللّٰهَ ذُوْ فَضْلٍ عَلَى الْعٰلَمِيْنَ
Artinya: " Maka mereka mengalahkannya dengan izin Allah, dan Dawud membunuh Jalut. Kemudian Allah memberinya (Dawud) kerajaan, dan hikmah, dan mengajarinya apa yang Dia kehendaki. Dan kalau Allah tidak melindungi sebagian manusia dengan sebagian yang lain, niscaya rusaklah bumi ini. Tetapi Allah mempunyai karunia (yang dilimpahkan-Nya) atas seluruh alam." (QS. Al-Baqarah: 251)
Selain itu, Nabi Daud as juga memiliki mukjizat berupa suara yang merdu. Bahkan sebelumnya tidak pernah ada orang yang memiliki suara semerdu beliau. Suaranya yang indah itulah digunakan untuk membaca kitab Zabur dan bertasbih kepada Allah SWT.
Mukjizat lainnya yang dimiliki Nabi Daud as adalah bisa melunakkan besi. Bahkan ia tidak membutuhkan alat untuk melunakkan besi tersebut. Karena mukjizatnya itulah, Nabi Daud as bisa membuat baju besi yang sangat kuat dari bulatan-bulatan rantai yang ia tenun dan saling berkesinambungan. Hal itu dijelaskan dalam firman Allah SWT melalui surat Al-Anbiya ayat 80:
وَعَلَّمْنٰهُ صَنْعَةَ لَبُوْسٍ لَّكُمْ لِتُحْصِنَكُمْ مِّنْۢ بَأْسِكُمْۚ فَهَلْ اَنْتُمْ شَاكِرُوْنَ
Artinya: " Dan Kami ajarkan (pula) kepada Dawud cara membuat baju besi untukmu, guna melindungi kamu dalam peperangan. Apakah kamu bersyukur (kepada Allah)?" (QS. Al-Anbiya: 80)
Itulah kisah tentang kehebatan Nabi Daud as yang bisa mengalahkan Jalut hanya dengan mengandalkan ketapel serta beberapa mujizat lainnya yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Daud as. Semoga kita semua bisa meneladani sikap Nabi Daud as yang berani, adil, dan bijaksana ya, sahabat Dream.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?