Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Kisah Nyata Nan Seram Calon Pengantin Dirias MUA Jadi-jadian (Ilustrasi)
Dream - Kejadian seram dan horor dialami oleh seorang perias pengantin alias Makeup Artist saat merias salah satu kliennya.
Peristiwa yang bikin bulu kuduk merinding tersebut diceritakan kembali oleh MUA yang hanya ingin dipanggil 'Emak'.
Melalui video yang tayang di kanal YouTube RJL 5, Emak bercerita kalau salah satu kliennya itu dirias oleh perias jadi-jadian alias demit.
Semua bermula ketika Emak akan mendandani kliennya untuk acara lamaran. Emak tidak sendirian, dia membawa timnya bernama Merry.
Kejanggalan sudah dirasakan sejak pertama kali Emak bertemu klien. Saat menyambut Emak dan timnya, klien tersebut seolah sudah bertemu sebelumnya.
Klien itu mengatakan bahwa sebelum Emak dan timnya tiba, ada seorang wanita yang lebih dulu sampai. Wanita itu mengaku leader dari tim rias.
" Begitu tiba di rumah klien, dia bilang gini, 'oh ini ya mbak-mbak mas-mas dari Surabaya? Tadi leadernya udah kesini. Udah kasih tahu kalau jam segini kalian datang ke sini', bingung aku mas," ujar Emak.
Seramnya, ciri-ciri fisik wanita yang mengaku sebagai leader yang disebutkan oleh kliennya hampir mirip dengan Emak.
" Tingginya itu kurang lebih se aku, rambutnya panjang, ponian, rahangnya tirus, matanya sipit, pakai kacamata, namanya Dita," kata Emak.
Kata Emak acara lamaran dimulai jam 7 malam. Setelah merias klien, Emak dan tim MUA pamit mau keluar untuk mencari makan.
Waktu itu Emak belum memakaikan baju kebaya yang dikenakan di acara lamaran. Emak sengaja agar riasan pengantin tidak rusak jika klien beraktivitas.
" Kita handle klien dari pagi, acara itu sekitar jam 7 malam. Klien aku ini kan abis aku rias, aku tinggal cari makan di luar.
" Pas kita balik, itu klien belum aku pakein baju mas. Sengaja memang, biar ketika klien beraktivitas apa, keringat tidak menempel di baju," papar Emak.
Anehnya, ketika Emak dan rombongannya kembali dari makan di luar, klien sudah pakai baju, padahal itu bajunya lumayan ribet.
" Kemarin itu pakai rok (jarik) lilit. Bahkan udah rapi, tinggal ditambahin dikit-dikit," ungkap Emak masih terheran-heran.
Merasa belum memakaikan baju kebaya yang cara pasangnya ribet, Emak terkejut. Emak kemudia bertanya siapa yang membantu memasangkan kebaya dan jarik tersebut.
Dengan santainya, klien menjawab kalau yang membantunya memakai kebaya dan jarik itu adalah leadernya MUA.
" 'Ya ini leadernya mbak, tadi datang lagi ke sini'. Dan yang bilang itu bukan hanya klienku aja, (tapi) ibunya, neneknya, bapaknya, semua keluarga bilang," jelas Emak.
Emak pun mulai merasa tidak enak dan janggal dengan kejadian ini. Dia akhirnya jujur kepada kliennya bahwa wanita yang dilihat si calon pengantin itu adalah sahabatnya yang sudah meninggal.
" Karena aku lumayan risih ya ketika mereka mengatakan nama Dita. Aku akhirnya terus terang, aku bilang sama mereka kalau Dita itu udah nggak ada (meninggal)," akunya.
Emak kemudian bercerita tentang riwayat Dita, sahabatnya yang tiba-tiba muncul menggantikan dirinya memasangkan kebaya dan jarik kepada kliennya.
Kata Emak, Dita sudah meninggal tanggal 16 Desember tahun 2018 silam. Klien dan keluarganya kaget. Tapi mereka tetap merasa Dita belum meninggal.
" Memang sih, mbak itu penampilannya kayak orang sakit tapi dia manusia kok, dia pegang kita," tambah Emak menirukan ucapan klien.
Ternyata Dita ini dulunya adalah sahabat sekaligus bagian dari tim makeup Emak. Sebelum Emak yang menjadi leader, Dita yang menjadi pemimpin tim rias tersebut. Sayang, sebelum pekerjaan ini dimulai, Dita sudah meninggal.
Sumber: YouTube
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam