Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kisah Pilu Calon Pengantin Pria Meninggal Tersambar Petir Saat Prewedding (SCMP)
Dream - Salah satu hal yang kerap dilakukan pasangan sebelum menikah adalah foto prewedding. Nantinya hasil foto ini akan dicetak sebagai undangan atau dipajang saat pesta pernikahan berlangsung.
Sayangnya, momen foto prewedding pasangan ini tidak seindah yang dibayangkan. Bahkan, situasi yang harusnya membahagiakan tersebut berubah jadi duka.
Bagaimana tidak? Saat sesi foto berjalan, tiba-tiba sambaran petir menghantam calon pengantin pria.
Kejadian ini menyebabkan pria tersebut meninggal di tempat, sementara orang-orang yang ada di dekatnya selamat.
Dilansir South China Morning Post (SCMP), pasangan pengantin itu mengambil foto prewedding 24 Agustus di Spruce Meadow, tempat wisata populer di Lijiang, China.
Tempat itu memang terkanal sebagai lokasi prewedding karena memiliki pemandangan hijau yang luas dan bunga-bunga gunung yang semarak.
Saat sesi foto berlangsung di siang hari, tiba-tiba otoritas meteorologi setempat mengeluarkan peringatan kuning guntur dan kilat 30 menit sebelum kejadian.
Ini adalah peringatan tertinggi ketiga dalam sistem peringatan empat tingkat di China. Namun, pasangan itu memutuskan untuk mengadakan pemotretan sesuai rencana.
Sekitar pukul 13.30, petir menyambar dan merenggut nyawa pria tersebut. Ia sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong.
Dalam video insiden itu, pekerja darurat terlihat mengenakan jas hujan dan membawa payung sambil memindahkan pria itu dengan tandu.
Seorang manajer tur di tempat kejadian mengatakan orang-orang yang berdiri di dekat korban tidak terluka. Seorang turis yang juga berada di lokasi menceritakan bahwa hujan turun sejak siang hari.
Menurutnya, sebelum petir menyambar pria tersebut, ia mendengar guntur keras di tengah badai. Komite Manajemen Gunung Salju Naga Giok Lijiang mengaku sangat menyesal dan sedih atas kejadian tersebut. Panitia sekarang menindaklanjuti masalah ini secara tertib.
Laporan : Erdyandra Tri Sandiva
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya