Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Calon Pengantin Yang Tewas Dalam Kecelakaan Pesawat Air India Express (Foto: Gulf News/India Times)
Dream – Kecelakaan pesawat Air India Express meninggalkan luka mendalam bagi keluarga penumpang yang meningal. Termasuk keluarga Muhammed Riyas.
Muhammed Riyas termasuk dalam 18 korban meninggal dunia kecelakaan pesawat tersebut. Dia merupakan calon pengantin. Ia pulang ke kampung halamannya setelah menempuh pendidikan perguruan tinggi di Ideal College, Cherpulassery, India.
Rencananya, Riyas pulang untuk melangsungkan pernikahan dengan pacarnya. Tapi sayang, rencana pernikahan sejak satu tahun yang lalu harus dibatalkan secara mendadak.
Hubungan asmara yang dirajut bersama sang junior selama kuliah terpaksa berakhir tragis karena kecelakaan pesawat yang merenggut nyawanya di Kozhikode.
Berikut kisah pilu calon pengantin yang pulang untuk menikah, namun tewas dalam kecelakaan pesawat.

Riyas (24) menjalin asmara dengan junior di kampusnya bernama Hanya. Saat memulai hubungan asmara itu, Riyas sedang proses menyelesaikan gelar sarjananya di bidang Perdagangan, Ideal College, Cherpulassery, India.
Bahkan Riyas menjadi mahasiswa yang cukup populer di kampusnya. Ia merupakan ketua serikat mahasiswa.
“ Dia sangat populer di kampusnya. Dia merupakan ketua serikat mahasiswa,” ucap pamannya, Ashraf Ali.

Diketahui, Riyas kembali dari Uni Emirate Arab untuk mengubah status visanya. Setelah mendapat gelar sarjana ia mendapatkan pekerjaan sebagai asisten Gudang di sebuah perusahaan farmasi di Dubai.
“ Ketika ia pulang, keluarga sudah mengetahui hubungan mereka, bahkan keluarga sudah merencanakan prosesi pernikahan sejak satu tahun yang lalu. Kita berencana menggelar pernikahan tahun ini,” tambah Ashraf Ali.
Padahal, rencananya Riyas akan melangsungkan pernikahannya bulan ini, yaitu sejak ia selesai menjalani karantina usai bepergian.
“ Kami memutuskan untuk mengadakan pernikahan bulan ini. Seharusnya pernikahan digelar setelah Riyas menyelesaikan masa karantina setelah tiba di rumah,” lanjut Ali.

Sementara itu, kakak Riyas bernama Nizamudheen selamat dari kecelakaan pesawat. Ia mengalami luka-luka di tubuhnya dan harus dirawat di rumah sakit.
Saat ini Nizamudheen dirawat di Kozhikode Medical College. Kakaknya itu masih belum mengetahui bahwa adiknya meninggal saat kecelakaan. Keluarga sengaja tidak memberitahu karena khawatir kondisinya semakin memburuk.
“ Dia belum diberitahu tentang adiknya. Kamu mendapat kabar bahwa dia dalam masa kritis, mengalami patah tulang dan sedang dalam perawatan intensif,” pungkas Ali.
Sumber: India Times
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya