Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Kisah Pilu Pria di Sulawesi, Istri Pingsan di Pelaminan, Wafat Seminggu Kemudian

Reporter : Idho Rahaldi
Minggu, 3 November 2019 09:00
Kisah Pilu Pria di Sulawesi, Istri Pingsan di Pelaminan, Wafat Seminggu Kemudian
Sedih...

Dream - Kisah pilu dialami oleh pria asal Sulawesi Barat, Ardiwansyah Tato. Belum genap seminggu menikah, sang istri, Nurmadina, meninggal dunia.

Hati siapa yang tak hancur ketika pasangan hidup pergi untuk selama-lamanya, apalagi baru saja dinikahi. Begitu pula dengan Ardiwansyah. Kisah pilu itu viral dan membuat warganet merasa pilu.

Pengalaman pilu Ardiwansyah ini viral setelah diunggah ke Instagram oleh akun @makassar_iinfo. Kisah ini juga diunggah oleh Ardiwansyah ke Facebook.

Peristiwa ini bermula pada hari pernikahan mereka. Belum diketahui pasti tanggal tanggal dimana pasangan ini melangsungkan pernikahan, namun mereka diketahui melangsungkan akad pernikahan pada hari Kamis.

1 dari 6 halaman

Tak Kuasa Menahan Tangis

Setelah sah menjadi suami istri usai akad, mereka menggelar resepsi dengan meriah. Resepsi dihadiri banyak keluarga dan kerabat pasangan ini.

Namun saat acara berlangsung, tiba-tiba saja pengantin wanita jatuh pingsan. Ia segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis, dan mengecek kondisinya.

Namun bukannya membaik, takdir berkata lain, seminggu usai menikah Nurmadina mengembuskan nafas terakhirnya. Sontak saja hal tersebut menjadi pukulan berat bagi Ardiwansyah.

Terlihat dalam video yang bereda dimana Ardiwansyah tak kuasa menahan kesedihannya. Ia tampak berlutut di samping makam istrinya yang baru dinikahinya, sesekali ia juga tampak menciumi nisan Nurmadina.

Tampak juga orang yang berada di samping Ardiwansyah mencoba menenangkannya. Namun karena tak kuasa melihat nasib Ardi, orang tersebut juga sekilas menyeka air matanya yang keluar.

Beberapa pelayat lain juga tampak ikut merasakan kepedihan hati Ardiwansyah.

2 dari 6 halaman

Harus Tegar

Meski berat, pada akhirnya Ardiwansyah tetap harus mengikhlaskan istri tercintanya. Ia pun berusaha tegar.

Keikhlasan hati Ardiwansyah terlihat saat dirinya mengunggah foto saat bersama istrinya semasa hidup dan menuliskan beberapa kata-kata.

" Perjalanan kebahagian yg kita tunggu2 selama ini. Tlah berhasil kita capai. Meskipun sesingkat dan sekilas itu namun sangat berarti. Walau kadang masih blum percya dengan semua yg tlah terjadi. Slamat jalan Istriku Nurmadinah," tulis Ardiwansyah.

Sesaat namun begtu indah. Selmat jalan Istriku tercinta semoga kelak nati kita bisa bertemu di syurganya," tambahnya.

4 dari 6 halaman

Pesan Menyentuh Ayah Saat Melepas Putrinya Menikah, Bikin Mewek

Dream - Tidak ada yang bisa mengukur rasa sayang seorang ayah pada anaknya. Berbeda dengan ibu, seringkali ayah tak pernah memperlihatkan rasa sayang mereka yang sangat besar kepada buah hatinya.

Sedari kecil, seorang anak memang dekat dengan ibunya. Dari ibulah asupan pertama lewat ASI diterima. Namun tahukah kamu jika air susu itu adalah hasil dari peluh seorang ayah yang berjuang mencari rezeki yang halal.

Dialah seorang ayah yang mengajarkan kita tentang kebaikan. Sosok yang menjelaskan pada kita tentang makna kehidupan, dan mendidik kita dengan penuh kasih sayang.

Dan ketika anak perempuannya bakal menjadi istri orang lain, seorang ayah akan memiliki perasaan yang bercampur baur antara gembira dan sedih.

Gembira karena anaknya bakal mendirikan rumah tangga, sedih karena harus melepas wanita yang selama ini dicintainya.

Hal itulah yang ditumpahkan oleh seorang ayah dengan berumur 63 tahun asal Taiwan yang menikahkan putrinya ini.

5 dari 6 halaman

Menahan Isak Tangis

Melansir akun instagram @makassar_iinfo, sosok laki-laki paruh baya yang tak disebutkan namanya ini tengah memberikan pidato di hari pernikahan putrinya bernama Ting Yi Yeh.

Pidato tersebut berisi pesan-pesan yang sangat menyentuh hati. Sambil menahan isak tangis, ia pun membacakan pesannya:

" Saya orang pertama yang memeluknya, bukan kamu. Saya adalah orang pertama yang menciumnya, bukan kamu. Saya orang pertama yang mencintainya, bukan kamu," ucapnya sambil terlihat menyeka air mata.

"  Tapi saya harap kamu adalah orang yang bisa bersamanya selamanya. Jika suatu hari kamu tidak mencintainya lagi, jangan katakan itu kepadanya. Sebagai gantinya, katakan kepada saya. Saya akan datang dan membawanya pulang," tambahnya.

6 dari 6 halaman

Mengundang Air Mata

Mendengar pesan tersebut, membuat semua orang yang hadir menangis. Video itu diunggah oleh adik dari pihak mempelai perempuan, Ting Yi Yeh, di akun Facebook miliknya.

Sang ayah menyampaikan pesan itu ketika kedua pengantin berlutut di depannya dalam upacara tradisional Cina.

Usut punya usut ternyata ternyata lelaki itu tidak berpendidikan tinggi, bahkan lupa cara untuk menulis huruf tertentu.

Tapi lewat pesan yang disampaikan oleh sang ayah membuatnya sangat tersentuh dan menyadari betapa seroang ayah sangat mencintai putrinya.

Beri Komentar