Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kisah Pilu (Foto: Insanbumimandiri.org)
Dream – Kisah pilu datang dari seorang pria berusia 60 tahun. Hingga saat ini, pria yang bekerja sebagai penggali kubur itu masih melajang.
Pria bernama Mustafa itu berasal dari Desa Soro, Lambu, Bima, NTB. Rupanya, Mustafa juga sering mendapat cemooh dari orang-orang di sekitarnya. Terlebih ia hanya hidup sebatang kara dengan kondisi fisik yang tak sempurna.
Meski begitu, ia tetap bertahan dan terus berjuang demi kehidupan yang lebih baik. Walau terkadang perasaan hampa dan kesepian menghampirinya.
Bagaimana kisah Mustafa? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Di usia 60 tahun, Mustafa tak kunjung menemukan tambatan hati. Alhasil, hingga saat ini ia tetap hidup melajang sembari bekerja sebagai tukang gali kubur.
" Hari-hari yang dijalani Kek Musatafa tidaklah mudah. Di usianya yang sudah 60 tahun, ia hidup tak berkeluarga dan bekerja sebagai penggali tanah kuburan," dikutip dari laman Insan Bumi Mandiri.
Mustafa sering mendapatkan ejekan dari banyak orang di sekelilingnya. Terlebih bila ia tengah berada ditempat kerja. Akhirnya, ia memutuskan untuk pulang lebih dulu dari lokasi kerja agar tak mendengarkan ejekan tersebut.
Tak hanya diejek, Mustafa juga dijauhi oleh orang-orang disekitarnya. Lantaran statusnya yang masih melajang hingga saat ini. Selain itu, ia juga memiliki kekurangan fisik yang membuatnya semakin dijauhi.
" Kesepiannya pun bertambah karena banyak orang mencela statusnya, pekerjaannya, dan juga tangannya yang sedikit bengkok," dikutip dari akun Instagram @insanbumimandiri.

Meski begitu, Mustafa tetap bertahan. Ia bahkan memiliki impian yang masih terus diperjuangkan. Rupanya ia ingin menjadi seorang peternak kambing jika modalnya sudah terkumpul.
" Ia rasanya ingin berhenti menjadi seorang tukang gali. Bukan karena ejekan, tapi karena tangannya sudah tak sekuat dulu lagi. Ia berharap bisa menjadi peternak kambing," dikutip dari laman Insan Bumi Mandiri.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya