Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Siregar Akhirnya Bisa Bernapas Lega Setelah 60 Nasi Kotak Pesanan Dibatalkan. (Foto: Video Instagram @putrasiregarr17)
Dream - Masih ingat dengan pemilik katering di Medan yang memasak sambil menangis lantaran pesanan 60 kotak nasi dibatalkan?
Pria tersebut baru-baru ini mendapat bantuan dari seorang pengusaha toko ponsel bernama Putra Siregar.
Dalam postingan di akun Instagram @putrasiregarr17, Putra menceritakan perjalanan panjangnya membantu pemilik katering yang ternyata juga bermarga Siregar.
Menurut Putra, Siregar sempat kaget, bahkan menangis terharu sampai gemetar karena tidak menyangka akan mendapat bantuan.
Untuk membantu Siregar, Putra mengaku telah memesan nasi kotak dalam jumlah yang banyak. Tidak itu saja, Siregar juga mendapat hadiah yang belum ditentukan jenisnya.
Putra tergerak hatinya setelah kisah Siregar ini viral. Dia pun tak segan memberikan bantuan karena Siregar memiliki hati yang tulus meski hidupnya susah.
" Selama ini beliau tulus memasak baik untuk jualannya maupun untuk dibagikan. Dan dia membenarkan ketika orderannya di-cancel beliau nangis," tutur Putra dalam postingannya.
Putra mengatakan, Siregar menangis karena pesanan katering itu menjadi musibah pertama kali yang dialaminya. Selama ini dia tak pernah mendapat pesanan kateringnya yang dibatalkan.
Tidak itu saja, Siregar juga harus mengembalikan uang muka yang diminta pemesan untuk menjaga nama baiknya.
" Kaget juga bisa ketemu, kebetulan banget beliau marga Siregar. Gak tahu ini kebetulan atau gimana, yang jelas Allah pertemukan mungkin dari doa anak-anak di jalan yang selalu dia beri makan," tutur Putra menjelaskan.
Siregar ternyata masih lajang, dia merantau ke kota Medan dari Sibolga demi mengais rezeki untuk bisa menghidupi adik-adiknya di kampung halaman.
" Ternyata beliau memang sosok luar biasa, tetap memberi meskipun dia sedang susah. Rasanya saya tertampar, apabila tidak melakukan apa-apa di saat Allah hampir titip segalanya buat saya," kata Putra.
Yang membuat Putra semakin iba karena Siregar tidak mudah putus asa meskipun sekarang susah mencari pekerjaan.
Mengontrak rumah berukuran 2x2 meter, Siregar coba mengais rezeki, membuka usaha katering dengan modal hasil menggadai motornya.
Di akhir postingannya, Putra menyampaikan pesan agar kita selalu berbuat kebaikan, meski tidak punya harta benda untuk diberikan.
" Ada uang lakukanlah hal yang baik, tidak ada uang jadilah orang baik. Meskipun kebaikanmu dinilai bagaikan permen. dan keburukanmu dinilai bagaikan luka dalam tubuh," pungkas Putra.
Sumber: Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya