Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Soleman, Pemanjat Tiang Bendera Karena Tali Putus (Foto: Merdeka.com)
Dream - Semangat patriotik hadir dalam banyak cara. Seperti kejadian pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan ke76 Republik Indonesia, di Lapangan Pengadurade, Desa Ubu Pede, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur.
Saat upacara berlangsung, tali pengait bendera tiba-tiba putus. Upacara tersebut dipimpin oleh Camat Loli, Samuel L. Manupele dan dimulai pada pukul 08.00 Wita.
Rupanya saat pengibar bendera sedang menarik tali, tiba-tiba terputus. Seorang pemuda lalu berlari dan langsung memanjat tiang.
Ia diketahui bernama, Soleman Sairo, kepala urusan (Kaur) Desa Beradolu, di Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur.
Saat insiden tali terputus, Soleman sebenarnya sedang menutup mata untuk berdoa. Lalu ketika membuka mata, ia melihat tali pengait bendera putus dan bendera telah jatuh ke tanah.
Tak ingin upacara batal, ia bergegas ke arah tiang lalu mencoba memanjat tiang yang terbuat dari bambu itu.

" Lihat kejadian itu saya langsung jatuh air mata. Sehingga saya langsung panjat tiang dan sampai di pertengahan, saya sedikit kewalahan karena tiangnya licin," ujar Soleman dikutip dari Merdeka.com, Selasa, 17 Agustus 2021.
Soleman tidak putus asa, ia mencoba memanjat meski tiang yang licin membuatnya beberapa kali merosot. Ia berusaha meraih tali yang kusut. Teman-temannya yang berada di bawah ikut membantunya dengan melemparkan handuk untuk dia gunakan mengelap tiang bendera.
Warga Dusun Tiga, Kampung Golukadamu, Desa Beradolu itu terus berusaha untuk mencapai puncak tiang yang bergoyang dan miring karena menopang badannya.
" Di atas tiang bendera saya berdoa, ya Tuhan semoga saya bisa sampai puncak untuk ambil talinya, biar upacara bendera tetap dilaksanakan," ujarnya.
Soleman berhasil pun berhasil meraih tali di ujung tiang. Secepat mungkin tali tersebut ditarik ke bawah untuk diberikan ke sejumlah orang yang sudah menunggu di pangkal tiang. Sementara sejumlah orang lainnya menahan kemiringan bambu.
Keberanian Soleman Sairo membuat bendera tersebut dapat kembali diikatkan ke tali oleh pasukan pengibar bendera. Peringatan detik-detik kemerdekaan ke 76 Republik Indonesia kembali dilanjutkan dengan khidmat hingga selesai.
Sumber: Merdeka.com
Dream - Ingat dengan cerita seorang bocah di Atambua yang memanjat tiang untuk membenarkan bendera merah putih saat momen peringatan HUT Kemerdekaan Indonesia ke-73 pada 2018 silam. Bocah itu bernama Yohanes Ande Kala Marcal alias Joni dan aksinya ramai jadi perbincangan publik.
Tindakan spontannya memanjat tiang setinggi 23 meter itu membuat Joni sempat diundang di berbagai acara penting. Salah satunya saat Joni diundang ke Istana Negara, Jakarta untuk bertemu Presiden Joko Widodo pada 20 Agustus 2018 lalu.
Viral Aksi Heroik Pria Bersarung Selamatkan Dagangan Tukang Balon saat Sholat Id
Tak hanya itu, aksi beraninya juga mendapat banyak apresiasi dari para pejabat di desanya ataupun pejabat negeri.
Salah satu penghargaan yang diberikan kepada Joni adalah renovasi rumah milik orang tuanya yang terletak di Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Barat, Belu, NTT. Renovasi sudah dilakukan pada 31 Agustus 2018 lalu.
© © Youtube INSPIRATION STORY
Viral Sosok Ondel-Ondel Rutin Beri Makan Kucing Liar, Kakinya Bikin Prihatin
Pengerjaan renovasi rumah yang berlangsung selama 45 hari itu membuat kediaman Joni kini berubah menjadi tipe 45 dengan ukuran 9x5 meter. Peresmian kegiatan renovasi bahkan ditandai dengan peletakkan batu pertama oleh Pejabat Gubernur NTT, Robert Simbolon.
Kabarnya, Tito Karnavian yang kala itu menjabat sebagai Kapolri juga memberikan bantuan atas renovasi rumah Joni.
Lama tak tersorot media, baru-baru ini pengacara kondang Hotman Paris membagikan sebuah potret di akun Instagram pribadinya @Hotmanparisofficial kondisi terbaru rumah Joni yang sudah berdiri kokoh.
© © Instagram @hotmanparisofficial
Aksi Heroik Ayah Selamatkan Anak Hampir Tertimpa Galon, Refleks Luar Biasa!
Dalam unggahannya, rumah tersebut terlihat begitu asri dan rapi dikelelilingi tanaman di bagian halaman depan rumah. Terdapa pula tiang bendera yang menjulang tinggi.
" Joni, pemanjat tiang bendera sekarang punya rumah di desa Silawan, Antambua! Perbatasan Timur Leste," tulis Hotman Paris.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya