Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Akhir hidup Joko (bukan nama sebenarnya), 28 tahun, begitu mengenaskan. Akibat suka mencaci maki kedua orang tua kandungnya dan memakai narkoba, ia terkena HIV/AIDS sampai akhirnya ajal menjemputnya. Saat telah mati, kondisi jasad Joko sangat berbau dan menangis.
Apa yang terjadi pada Joko sepatutnya menjadi pelajaran berharga bagi kita semua. Suka melawan, mencaci, bahkan berkelahi dengan ayahnya sendiri adalah perbuatan sehari-hari yang ia lakukan.
Mulyani, tetangga depan rumahnya mengatakan sebelum ia memakai narkoba, Joko pemuda yang baik di kampung. Bahkan ia menjadi panutan pemuda lainnya.
Joko dikenal sebagai atlet kick boxing yang menjuarai di berbagai kompetisi. Namun, entah karena pergaulan atau kehidupan glamor yang membuatnya menjadi pemakai narkoba.
" Dia pernah ditangkap polisi di rumahnya gara-gara terlibat narkoba. Sejak itulah warga tahu kalau dia ternyata pengedar dan pemakai narkoba," katanya.
Selengkapnya, baca pada tautan ini.
Kirimkan tulisan atau kisah yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya