Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kisah Wanita Di Majalengka Tinggal Di Gua Bawah Pemakaman, Kerap Alami Gangguan Mistis
Dream - Kuburan menjadi salah satu tempat yang ditakuti oleh banyak orang, apalagi saat malam hari. Meski hanya sekadar lewat, tak sedikit yang akan merasakan hawa dingin hingga membuat bulu kuduk berdiri.
Namun, tidak dengan orang-orang yang memiliki rumah di area pemakaman. Salah satunya Tuti. Ia bersama suami memilih tinggal di dalam gua yang berada di area pemakaman.
Pemakaman itu terletak di Desa Majasari, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, sangat terpencil di desa tersebut.
Bahkan dikatakan bahwa warga yang meninggal dan akan dimakamkan di sana harus berjalan cukup jauh.

Dalam video di kanal Youtube Rizquna Channel, Tuti mengaku tinggal di dalam gua karena nyaman. Meski ia tak menampik kerap mengalami gangguan mistis.
Tuti tinggal di dalam gua tersebut bersama dengan suaminya. Mereka mulai tinggal di dalam gua tidak lama setelah memutuskan untuk menikah.
Di dalam gua, terdapat beberapa ruangan yang dibuat khusus untuk melakukan sembahyang dan sholat.

Di atas gua tersebut, terbaring jasad-jasad yang dikuburkan di area pemakaman. Selain gua, Tuti juga memiliki sebuah gubuk yang masih berada di area pemakaman.
Ketika ia takut sendirian tinggal di dalam gua, maka Tuti memilih tidur di gubuk tersebut. Terlebih jika tidak sedang bersama dengan suaminya.
Namun, ketika terjadi hujan besar atau petir, maka tempat paling aman untuk berteduh adalah di dalam gua.

Karena selain tidak terkena hujan, gua adalah tempat yang aman untuk menghindar dari petir.
Rupanya, gua yang menjadi tempat tinggal Tuti juga biasa dipakai untuk tirakat. Orang-orang yang datang untuk melakukan ritual di dalam gua tersebut pun berasal dari berbagai daerah.
Di sekitar rumah Tuti, terdapat juga sumur yang dibilang sebagai sumur ajaib. Dinamai demikian karena sumur tersebut diyakini bisa mengobati penyakit.
Letak sumur itu berada di samping sebuah makam leluhur dan berada di bawah pohon.
Orang-orang yang datang ke tempat tersebut biasanya akan mengambil air dari sumur tersebut dan berdoa supaya diberikan kesembuhan.
Laporan : Erdyandra Tri Sandiva
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya