Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kisah Wanita Menikah Lagi Dengan Pelayan Di Pesta Perceraiannya (Foto: Metro.co.uk)
Dream - Ini kisah seorang wanita yang menemukan jodohnya kembali di saat pesta perayaan perceraiannya. Dia jatuh cinta dengan seorang pelayan di tempat ia membuat pesta, hingga berujung ke pelaminan.
Wanita bernama Gabriella Landolfi, yang kini berusia 29 tahun, itu tak menyangka akan menemukan cintanya kembali.
" Saya tidak pernah berharap untuk menjalin hubungan dengan pelayan topless yang saya sewa untuk pesta perceraian saya, apalagi menikah dengannya. Tetapi ketika saya mengenalnya, saya bisa melihat betapa hebatnya dia," kata Gabriella.
Gabriella telah membina rumah tangga bersama mantan suaminya selama sepuluh tahun, kemuidan bercerai pada Februari 2019.
Dia menceritakan pertemuan dengan suami barunya pada bulan Maret itu dengan sebutan ‘pelayan topless’ karena saat bertemu, pria itu tidak memakai baju.
Pria bernama John yang berhasil membuat Gabriella terpesona, ia awalnya hanya ingin mengenal Gabriella sebagai sahabat. Dia menilai Gabriella sebagai wanita yang keren.
“ Saya hanya mencari persahabatan dan saya tidak pernah berharap untuk menemukan istri saya. Saya melakukan pekerjaan saya dan saya tidak pernah berpikir ini akan terjadi," kata John yang juga bekerja sebagai seorang penilai asuransi.

Wanita asal Melbourne, Australia, itu mengatakan kedekatannya dengan John berawal dari John yang sering mengiriminya SMS atau pesan singkat.
" Kami akhirnya bertemu satu sama lain setiap malam dan saya mengenal dia dan sisi lembutnya," cerita Gabriella.
John pun pindah dengan Gabriella pada bulan April. Gabriella mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran John, walaupun John sudah punya anak perempuan dari hubungan sebelumnya.
" Dia memiliki seorang putri dari hubungan sebelumnya dan mengetahui dia adalah seorang ayah benar-benar membuatku tumbuh untuk menyukainya dan melihat sisi manisnya," kata Gabriella.

Saat John melamar di puncak menara Rialto, Melbourne, wanita ini langsung menerimanya. Tapi kisah cinta mereka tidak semuanya mudah.
Gabriella adalah wanita yang didiagnosis dengan polycystic ovary syndrome (PCOS) atau sindrom ovarium polikistik, suatu kondisi yang mempengaruhi indung telur.
Dia terkejut ketika dia hamil pada Agustus 2020, tetapi sayangnya bayi itu meninggal hanya dua minggu sebelum pernikahan mereka pada bulan November tahun itu.
" Itu sangat sulit. Saya pikir itu saja. Saya selalu diperingatkan bahwa kecil kemungkinan saya akan punya bayi, dan jika saya hamil, saya akan keguguran,” kata Gabriella.
Namun keduanya kembali terkejut saat Gabriella hamil lagi pada Desember 2020. Dan kehamilannya ini berhasil menambah buah hati ke dalam kehidupan rumah tangganya.

" Itu adalah kehamilan yang sulit, tapi kami berhasil," kata Gabriella. " Saya keluar masuk rumah sakit, pendarahan itu mengerikan."
Bahkan dengan kesulitan itu, bayi Matteo lahir dengan selamat lima minggu lebih awal melalui operasi caesar darurat pada Juli 2021.
Sumber: metro.co.uk
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya