Kominfo Tutup 2.184 Akun Medsos dan Website

Reporter : Maulana Kautsar
Selasa, 28 Mei 2019 17:00
Kominfo Tutup 2.184 Akun Medsos dan Website
Sebanyak 61.000 akun WhatsApp diklaim telah ditutup.

Dream - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menutup ribuan akun sosial media dan website. Penutupan itu dilakukan sebelum dan selama pembatasan akses sejumlah fitur media sosial dan percakapan instan.

Menkominfo, Rudiantara mengatakan, pemblokiran dilakukan atas kerja sama dengan penyedia platform.

" Itu juga ditempuh. Misalnya, saya telah berkomunikasi dengan pimpinan WhatsApp, yang hanya dalam seminggu sebelum kerusuhan 22 Mei lalu telah menutup sekitar 61.000 akun aplikasi WhatsApp yang melanggar peraturan," kata Rudiantara, di laman resmi Kominfo, Selasa 28 Mei 2019.

Rudiantara mengatakan, Kominfo telah menutup 551 akun Facebook, 848 akun Twitter, dan 640 akun Instagram, dan 143 akun Youtube. Selain media sosial itu, Kemkominfo juga menutup satu alamat website dan LinkedIn.

1 dari 1 halaman

Menyontoh Iran dan Sri Lanka

Rudiantara menyebut, pemblokiran itu dilakukan agar sebaran konten hoaks dan fitnah serta provokasi dapat diminimalkan.

" Jangan lelah untuk mengimbau agar masyarakat dan teman-teman di sekitar kita berhenti menyebarkan konten yang mengandung hoaks, fitnah, maupun provokasi untuk melanggar aturan atau hukum. Tentu saja harus kita mulai dari diri sendiri," kata dia.

Meski langkah ini menuai kritik, Rudiantara mengklaim, sejumlah negara telah menerapkan blokir serupa. Dia menyontohkan posisi Iran yang pernah menutup akses Facebook pada 2009 usai kemenangan Ahmadinejad.

Selain itu, ada pula Sri Lanka yang menutup akses Facebook dan WhatsApp untuk meredam serangan dampak bom gereja. Sebab, dengan beredarnya kabar hoaks, banyak umat Islam di Sri Lanka akan jadi sasaran serangan kekerasan.

Beri Komentar
Summer Style 2019