Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa
Dream - Beberapa waktu lalu, KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa mendapat kunjungan Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan. Sang gubernur datang didampingi Panglima Kodam XVIII/Kasuari beserta jajarannya.
Dominggus mewakili pemerintah daerah Papua Barat dan masyarakat setempat untuk mengucapkan terima kasih atas bantuan Andika dan Panglima Kodam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa.
" Terima kasih kepada bapak KSAD yang sudah membantu kami melalui Kodam XVIII/Kasuari. Saya atas nama pemerintah provinsi dan juga para bupati walikota, serta masyarakat Papua Barat menyampaikan penghargaan dan terima kasih untuk bapak Kepala Staf Angkatan Darat yang sudah membantu kami," kata Dominggus.
Ucapan terima kasihnya terkait adanya program 1.000 Bintara Prajurit Karier TNI AD yang dipelopori KSAD Andika. " Seribu Bintara Otsus ini baru terjadi sekali ini setelah bapak memimpin. Luar bisa,” sambung Dominggus.

Saat datang ke Markas Besar TNI AD, Andika bertanya kepada sang gubernur dampak yang dirasakan masyarakat setempat.
" Apa kesan orang Papua Barat tentang 1.000 Bintara Otsus ini?," tanya Andika.
“ Oh kesannya luar bisa, banyak mereka komentar itu pak. Artinya menurunkan angka pengangguran di Papua Barat yang cukup tinggi. Dengan adanya seribu Bintara Otsus ini kan sudah mengurangi angka pengangguran angka kemiskinan berkurang, luar biasa," terang Dominggus.
Sedikit informasi, Sekolah Calon Tamtama (Secata) ditempuh Casis (Calon Siswa) selama 6 bulan. Setelahnya akan mendapat pangkat Prajurit Dua (Prada). Kemudian, untuk Sekoah Calon Bintara (Secaba) diperlukan waktu 5 bulan untuk mendapat pangkat Sersan Dua (Serda).
Jenderal Andika sebelumnya telah mengusungkan program seribu bintara di Papua. Saat ini, Dominggus kembali meminta bantuan kepada KSAD Andika agar putra dan putri Papua diberi kesampata dengan programseribu Tamtama.
" Jadi mereka minta tambahan. Sampaikan ke bapak Kasad kalau bisa, kasih kita Tamtama lagi. Tahun kemarin kan Bintara, kalau tahun ini bisa Tamtama. Bapak kasih kita 1.000 kita siap," papar Dominggus.

Mendengar permohonan sang Gubernur, Andika mengaku gembira. Meski begitu, dirinya tetap harus mengikuti prosedur yang berlaku yakni permintaan izin kepada atasannya.
Andika dalam menjawab permohonan Gubernur Papua Barat, akan mengirimkan surat kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Bahkan sang Gubernur sendiri diajak mendampingi, jika diminta.
" Tapi ya sama sesuai dengan prosedur. Saya juga harus meminta ijin kepada Menteri Pertahanan. Sama kayak waktu itu ya, jadi saya akan tulis surat ke Menteri Pertahanan. Nanti kalau diperlukan Menteri Pertahanan ketemu langsung, nanti pak Gubernur juga datang ya," ujar Andika.

Lebih lanjut dalam pertemuan tersebut, KSAD Andika mengungkapkan bahwa program 1.000 putra-putri Papua Barat menjadi tentara merupakan salah satu cara untuk memajukan Papua.
Keinginannya itu dinilai sukses dan menjadi peluang membuka lapangan pekerjaan baru.
" Tidak ada salahnya kita usulkan saja kalau misalnya 2000. Jadi kalau Bintaranya kemarin 1.000 kalau Tamtamanya bisa lebih, bagus. Jadi akan lebih banyak lagi menyediakan lapangan kerja. Saya ingin lihat Papua Barat maju. Itu (Papua) kecintaan saya loh," pungkas Andika.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya