Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Orangtua Xiwang Tak Kuat Menahan Kesedihan Saat Melihat Puterinya Tutup Usia
Dream - Tahukah Anda, ada banyak orang yang lahir dengan kondisi kesehatan yang langka. Kesembuhan mereka seringkali bergantung pada donor organ tubuh dari orang lain.
Setiap detik, mereka menunggu kabar gembira itu. Tetapi, menerima donor organ tubuh bukan hal yang mudah. Terlebih bagi para balita. Tidak banyak orangtua yang mau tubuh anaknya dibedah untuk diambil organnya lalu diberikan pada anak orang lain.
Xiwang, balita perempuan yang telah meninggal, memberikan harapan hidup untuk balita lain di Tianjin. Dilansir Beijingshots, balita berusia 2 tahun itu meninggal karena mengalami hypoxic-ischemic cerebral palsy. Kepergiannya membuat sang ayah terpukul dan tidak berhenti menangis.
Meskipun Xiwang telah pergi untuk selamanya, dia memberi harapan hidup untuk dua balita lain. Penasaran dengan kisah Xiwang? Yuk baca selengkapnya di blog 'Ngelmu Becak' di sini http://bit.ly/1yofGkm (Ism)
Kirimkan blog atau website kamu kekomunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog/web
3. Foto dengan ukuran high-res
© Dream
Dream - Kisah memilukan datang dari negeri Tirai Bambu, Tiongkok. Seorang anak kecil berusia 6 tahun harus hidup sebatang kara di kaki bukit Gunung Malu, Liuzhou di provinsi Guanxi.
Lahir dari kedua orangtua yang mengidap penyakit mematikan HIV/AIDS, membuat perjalanan bocah kecil ini penuh haru. Ini lengkapnya http://bit.ly/1ugOUHP (Ism)
© Dream
Dream - Pratu Asmujiono sudah melewati `Zona Kematian`. Saat empat jam menjelang pencapaian Puncak Mount Everest, seluruh Rakyat Indonesia mendoakannya. Asmujiono menjadi orang Indonesia, Asia tenggara dan Islam pertama yang mencapai Puncak tertinggi di Dunia, Mount Everest.
Dia sempat melepas masker. Dari kacamata medis, seharusnya nyawanya tidak tertolong. " Asmujiono, diselamatkan Oleh Allah, karena keberaniannya mengumandangkan Takbir, Memuji kebesaran Allah SWT di Puncak Negeri Para Dewa, tanpa dia menghiraukan keselamatan Jiwanya." Ini lengkapnya http://bit.ly/1yj3t0h (Ism)
© Dream
Dream - Memiliki penghasilan tetap serta kedudukan yang layak mungkin tak dirasakan sebagian orang yang memiliki latar belakang pendidikan yang kurang tinggi. Ini bisa terlihat dari sosok pria paruh baya duduk di salah satu sudut Masjid Salman ITB, Bandung.
Di antara pedagang lainnya yang memiliki modal lebih besar menjual memilih pakaian, makanan atau elektronik. Namun, pria paruh baya itu rupanya tengah menjajakan barang dagangannya yakni amplop
" 10 amplop saya jual seharga Rp 1.000" , kata pria itu. Kenapa semurah itu, ia lantas menunjukan kwitansi pembelian amplop yang seharga Rp 7.500, berarti ia hanya mengambil untung Rp 250 saja. Ini lengkapnya http://bit.ly/1DrZzlF (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya