Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Saat istri melahirkan anak pertama, para ayah biasanya akan tetap bekerja. Hampir semua perusahaan tidak memberikan waktu cuti kepada karyawan saat mendapatkan momen bahagia itu. Perusahaan hanya memberi cuti untuk karyawatinya.
Tetapi, ketentuan itu tidak berlaku di bank asal Malaysia, CIMB Bank Bhd. Bank ini membolehkan karyawan mengajukan cuti sebulan penuh ketika momen kelahiran putra pertamanya. Yang menyenangkan, karyawan itu tetap menerima gaji bulanan.
Direktur SDM CIMB Malaysia, Datuk Hamidah Naziadin mengatakan kebijakan ini ditetapkan berdasarkan Program Pemberdayaan Karyawan. Program tersebut memberikan hak kepada karyawan CIMB berupa cuti tanpa tanggungan hingga enam bulan karena alasan pribadi.
Hak itu termasuk cuti melahirkan dan pengasuhan. Cuti ini tidak berpengaruh sama sekali para jabatan atau senioritas seorang karyawan di perusahaan itu.
" Inisiatif ini sejalan dengan upaya CIMB yang senantiasa meningkatkan kesejahteraan karyawan dengan dasar pengarusutamaan gender," kata dia.
Naziadin mengatakan kebijakan ini menunjukkan bagaimana CIMB menghargai para karyawan. Perusahaan ini juga memastikan para karyawan mendapat dukungan untuk meraih keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan sehari-hari.
" Ini sekaligus mencerminkan keseriusan kami untuk menjalankan upaya global dalam menyejahterakan karyawan," kata dia.
Tidak hanya itu, kata Naziadin, sebelumnya CIMB memberikan pinjaman hingga 1 miliar ringgit, setara Rp3 triliun untuk pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah. Pinjaman tersebut diberikan tanpa bunga untuk lima tahun pertama.
Kebijakan ini diterapkan dengan harapan agar para karyawan berpenghasilan rendah dapat memenuhi kebutuhan bulanan mereka.
(Sah/Sumber: bharian.com.my)
Baca Juga: Si Gadis Beri Rp2 M Biar Tak Diganggu, Reaksi Pria Mengejutkan Dicari! Pengasuh Anak Gaji Rp848 Juta, Minat? Begini Jadinya Jika Lelaki Kemayu Daftar Jadi Anggota TNI Dikira Miyabi, Ternyata PNS Karawang Terkuak! Misteri 'Motor Setan' Melaju di Tol Tanpa Pengendara
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya