Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Euro News
Dream - Indeks kualitas udara nasional di Spanyol berada di peringkat terburuk di ibu kota Madrid dan sebagian wilayah lainnya. Hal itu dan juga fenomena langit oranye disebabkan oleh debu dari Gurun Sahara.
Banyak warga Spanyol menemukan lapisan debu berwarna kemerahan menutupi teras, jalan, dan mobil mereka. Langit ibu kota dan kota-kota lain menjadi berwarna oranye dan jarak pandang jadi terbatas.
Dikutip dari Euro News, Sabtu 19 Maret 2022, debu Sahara ini mencapai wilayah Spanyol dan negara Eropa lainnya setiap tahun, ketika angin panas membawanya. Bahkan pada tahun 2020, debu dari Sahara menjangkau wilayah Amerika Utara dan Selatan.
Pada saat itu, debu Sahara yang terbawa diperkirakan mencapai 24 ton dan astronaut di International Space Station sampai bisa memotretnya dari luar angkasa.
Lembaga riset Climatology Laboratory at the University of Alicante menyebut bahwa saat ini, kualitas udara di Spanyol lebih buruk dari India dan China, negara yang terkenal karena polusinya.
Tapi sisi lain, di samping langit oranye dan polusi, debu masif dari Sahara itu juga mengandung manfaat. Misalnya, ia membawa mineral yang berguna bagi tanaman serta kehidupan di lautan.
Massa udara panas dari Afrika ini juga akan memicu turunnya hujan, di mana Spanyol belakangan ini dilanda kekeringan cukup parah.
Dalam tiga bulan terakhir tahun 2021, Spanyol mencatat hanya 35 persen hujan dari biasanya dan bahkan tidak ada hujan lagi setelahnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya