Pendukung Celtic (Guardian)
Dream - Pendukung Glasgow Celtic mengumpulkan dana sekitar Rp 590 juta untuk disumbangkan kepada rakyat Palestina. Dana ini digalang setelah klub sepak bola Skotlandia itu didenda Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) karena mengibarkan bendera Palestina saat melawan klub Israel, Hapoel Beer Sheva.
Suporter Celtic memang mengibarkan bendera Palestina pada Rabu malam pekan lalu, saat tim mereka melawan Hapoel Beer Sheva, dalam ajang Liga Champions. Atas aksi itu, UEFA mendenda Celtic karena dianggap menampilkan “ spanduk terlarang”.
Namun, hukuman itu direspons oleh pendukung Celtic dengan menggalang dana untuk Palestina melalui kampanye dengan hastag " #matchthefineforpalestine" .
Dalam laman Go Fund me, pendukung Celtic menyatakan, saat pertandingan Liga Champions melawan Hapoel Beer Sheva pada 17 Agustus 2016 itu, mereka memang mengibarkan bendera Palestina.
“ Aksi solidaritas ini telah mendapat penghargaan Celtic dan pujian di seluruh dunia. Ini juga menyebabkan denda disiplin dari UEFA, yang menganggap bendera Palestina sebagai 'banner terlarang',” tulis pendukung Celtic, sebagaimana dikutip dari Guardian, Selasa 23 Agustus 2016.
© Dream
“ Untuk merespons aksi picik dan politik sepihak oleh badan sepak bola Eropa, kami memutuskan untuk membuat kontribusi positif pada pertandingan dengan meluncurkan kampanye #matchthefineforpalestine.”
Para pendukung Celtic berusaha mengumpulkan Rp 260 juta yang dibagi untuk bantuan medis dan Lajee Centre, sebuah pusat kebudayaan untuk anak-anak Palestina di Pusat Pengungsian Aida di Bethlehem.
Advertisement

Garis Wallace: Batas Tak Kasat Mata yang Membelah Flora dan Fauna Indonesia

9 Strategi Meningkatkan Produktivitas dan Berhenti Membuang Waktu Percuma

4 Tes Sederhana untuk Mengetahui Apakah Anda Menua dengan Baik

6 Metode Seduh Kopi yang Paling Bisa Memancing Masalah Kolesterol
7 Makanan yang Sering Dikira Ultra-Processed Food, Padahal Belum Tentu

Budaya Ngopi di Indonesia Serta Sejarah Masuk Minuman Hitam Nan Nikmat Ini

Mengapa Orang Bersepeda Lebih Banyak Menggunakan Pakaian yang Ketat?