Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan bahwa 1 Syawal 1436 Hijriah jatuh pada esok hari, Jumat, 17 Juli 2015. Ketetapan itu diputuskan setelah pelaksanakan sidang isbat oleh Tim Badan Hisab Rukyat Kemenag, petang ini.
Sidang diawali dengan sidang hisab dengan memaparkan posisi hilal sore tadi dari seluruh wilayah tanah air. Bahkan juga posisi hilal dari belahan dunia di sejumlah negara.
“ Posisi hilal yang tercatat di Pelabuhan Ratu berada pada posisi 3,11 derajat. Berada di atas kriteria yang dipegang oleh Indonesia” kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam konferensi pers penetapan 1 Syawal hari ini.
Elongasi 3 derajat, dan umur bulan 8 jam. Data di Pelabuhan Ratu sudah di atas kriteria tadi. " Dalam pendekatan hisab sudah dimungkinkan hilal untuk dilihat," tutur Lukman.
Menurut Lukman, setidaknya ada tiga tempat yang berhasil melihat hillal, yaitu Bukit Condrodipo di Gresik dengan lima orang yang melihat hilal; di Tanjung Kodok, Lamongan, Jawa Timur; di Bojonegoro dilihat oleh Camat dan Wakil Bupati Bojonegoro; dan di Kepulauan Seribu.
" Dengan ada empat titik yang berhasil lihat hilal, maka tim menyepakati, malam ini kita sudah mulai memasuki 1 Syawal 1436 Hijriah. Alhamdulillah tahun ini seluruh umat Islam Indonesia akan bersama melaksanakan salat Id besok pagi pukul 7 pagi," ujar Lukman.
Sidang isbat sendiri dilakukan secara tertutup dan dihadiri oleh sejumlah tokoh di antaranya Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Din Syamsudiin serta Direktur Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya