Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - " Abang, ingat tidak? Kita naik motor sama-sama sampai anak punya anak 2, berpanas-panas dan berhujan-hujan?"
Itulah luapan rindu seorang istri yang dimadu kepada suaminya. Suaminya jarang pulang ke rumah istri pertama karena lebih senang berada di rumah istri mudanya.
Istri pertama mencoba untuk bersabar. Namun sampai kapan memendam rasa rindu terhadap abang tersayang? Sampai kapan harus makan hati setiap kali melihat kemesraan suami dengan yang lain. Sampai kapan?
Berikut adalah kisah seorang istri pertama yang sangat merindukan kehadiran suami yang akhir-akhir ini lebih senang tinggal di rumah istri mudanya.
© Dream
" Aku istri pertama. Ya, suami punya dua orang istri. Istri kedua memang cantik dan lebih muda. Tentang hatiku? Tak dapat aku gambarkan.
Aku punya lima anak, semuanya lucu-lucu dan pintar. Suamiku baru menikah dengan istri kedua setahun yang lalu. Aku menerima permintaan suami untuk menikah lagi dengan hati terbuka. Daripada dia berbuat maksiat di belakangku, aku izinkan mereka untuk menikah.
Namun aku tak tahu bahwa sakitnya seperti ini. Sungguh aku tak tahu. Meski aku tahu aku sendiri yang memberinya izin.
© Dream
Ya, maduku sekarang sedang hamil. Dia masih muda dan orang berpendidikan tinggi. Tidak seperti aku yang hanya tamatan madrasah. Aku tahu diriku tak terlalu pandai dibandingkan dia.
Semua anakku lahir melalui operasi caesar dan setelah yang terakhir aku sudah ikat rahimku. Sebab dokter mengatakan bahaya untuk rahimku. Yang bungsu sekarang sudah berumur 2 tahun.
Tapi sejak belakangan ini suamiku bertingkah aneh. Dia tak terlalu menghiraukan aku. Mungkin saja sedang banyak pikiran karena maduku sedang hamil. Tapi aku perlu perhatian darinya juga. Dia asyik pergi ke rumah sana saja.
Anakku sering tanya bapaknya. Aku tidak tahu harus menjawab apa. Aku hanya bisa mengatakan bapaknya sedang kerja bersama mommy di luar sana. Anak-anakku memang sudah kenal maduku ini.
Aku sedih. Apalagi jika maduku ini mengunggah foto-foto kemesraannya bersama suami. Aku lihat mereka begitu bahagia. Tapi air mataku jatuh. Aku rindukan suamiku yang dulu. Yang selalu ada bersamaku.
© Dream
Maduku juga memakai niqab sepertiku. Aku tahu dia orang baik, tapi hatiku ini kenapa tidak baik. Aku coba ridha. Allah kuatkan hamba-Mu ini. Aku ingat dulu abang berkata tidak akan menduakanku. Abang akan sayang aku sampai kapan pun. Tapi setelah aku ikat rahim dan tak dapat mengandung abang sudah tidak mau bersamaku lagi kah?
Abang tahu, kan? Aku perlu seseorang di sampingku. Saya tahu abang mungkin sudah mulai melupakan aku. Abang pun jarang balik dan menjenguk anak-anak. Di hari pernikahan kita, abang pun tak mengucapkan selamat. Malah ketika aku lihat di Facebook, abang sedang senang-senang bersama dia. Senangnya.
Tapi tak apalah. Mungkin abang hanya lupa saja. Siapa tahu sebentar kemudian abang pulang membuat kejutan untuk aku? Tak sabar rasanya.
Aku rindukan abang yang dulu. Kalau ada yang berjumpa suami aku, suruhlah dia balik. Aku sedang rindu padanya."
(Sumber: Ohbulan.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya