BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Mahasiswa China Bikin Jubah Tembus Pandang Bak Harry Potter (Oddity Central)
Dream - Di era serba digital dengan teknologi yang terus berkembang, muncul inovasi-inovasi baru yang mampu membuat tercengang. Seperti yang dilakukan oleh sejumlah mahasiswa di China ini.
Sebuah tim mahasiswa di Universitas Wuhan China baru-baru ini meluncurkan 'jubah tembus pandang'.
Jubah tersebut mampu menyembunyikan tubuh baik di siang atau malam hari dari pantauan kamera pengawas yang dijalankan oleh kecerdasan buatan (AI).
Bak di film Harry Potter, jubah yang diberi nama 'InvisDefense' itu memungkinkan siapa pun yang memakainya melewati kamera pengintai bertenaga AI tanpa terlihat.
Di siang hari, kamera biasanya mendeteksi tubuh manusia melalui pergerakan dan kontur.

Dengan jubah yang memiliki pola kamuflase di permukaannya, InvisDefense bisa memanipulasi algoritma dari mesin penglihatan kamera pengawas.
Di malam hari kamera biasanya mendeteksi tubuh manusia melalui panas tubuh lewat infra merah.
Modul pada jubah yang bisa mengubah suhu menjadi tidak beraturan membuat infra merah pada kamera menjadi sulit mendeteksi.
“ Kami harus menggunakan algoritma untuk mendesain gambar yang paling tidak mencolok yang dapat membuat penglihatan kamera menjadi tidak efektif,” kata salah satu mahasiswa, Wei Hui dilansir dari Oddity Central.
Hasil karya mereka memenangkan hadiah pertama kontes kreativitas pada 27 November lalu.

Melalui simulasi komputer, tim mengalami hampir 700 kali kegagalan dalam tiga bulan sebelum akhirnya mencapai hasil ideal.
Keuntungan lain dari jubah InvisDefense adalah harganya yang relatif murah, yakni 500 yuan atau sekitar Rp1,1 juta.
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan