Mahasiswi UMJ Dibunuh karena Warisan?

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Kamis, 12 Januari 2017 10:48
Mahasiswi UMJ Dibunuh karena Warisan?
Namun demikian, polisi masih mendalami penyelidikan terhadap pelaku berinisial AR.

Dream - Polisi berhasil menangkap tersangka pembunuhan M, mahasiswi Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Polisi mencurigai pembunuhan dijalankan dengan motif warisan, mengingat pelaku yang berinisial AR adalah kakak kandung M.

" (Soal warisan) masih didalami penyidik ya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, 12 Januari 2017.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Sapta Maulana, mengatakan, AR dan M tidak tinggal serumah

Sapta menduga AR menggunakan kunci rumah yang dibawa sang ibu untuk masuk ke rumah yang ditempati M. Kunci tersebut biasa digunakan ibunda M untuk masuk ke rumah tersebut.

" Iya itu asumsilah," ujar dia.

1 dari 3 halaman

Terungkap! Ini Dia Pembunuh Mahasiswi UMJ

Dream - Polisi telah menangkap satu orang pelaku pembunuhan mahasiswi Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), berisinial M di Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur pada Selasa, 10 Januari 2017. Pelaku ternyata kakak kandungnya sendiri, AR 31 tahun.

" Iya betul pelakunya kakak kandung," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, Ajun Komisrais Besar Polisi, Sapta Maulana saat dikonfirmasi, hari ini.

Ia menjelaskan, sebelum ditetapkan sbeagai tersangka, AR terlebih dahulu menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Mapolres Metro Jakarta Timur. " Dari pagi dia di Polres," ucap dia.

Mengenai motif pembunuhan, Sapta masih belum dpaat mengetahui lantaran masih dalam proses pemeriksaan. " (Motif) belum, masih diperiksa," ujar dia.

2 dari 3 halaman

Detik-detik Korban Dibunuh

Dream - Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) berinisal M ditemukan tewas di dalam rumahnya, Jalan Makmur, Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur. M diduga menjadi korban pembunuhan.

" Untuk saat ini dugaan pencurian disertai pembunuhan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Sapta, saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa 10 Januari 2017.

Sapta menjelaskan, kejadian tersebut diketahui pada pukul 02.00 WIB dini hari tadi oleh tetangga M, Nelawati, yang mengaku sempat mendengar suara gaduh.

" Saksi Nela ini mendengar suara gaduh di dalam rumah korban, karena takut kemudian memberitahukan kepada suaminya," ucap Sapta.

Sapta menambahkan, pasangan suami istri itu pun sempat mengaku mendengar suara seseorang di dalam rumah M.

" Saksi bilang ada suara benturan di tembok dan suara seseorang 'silakan ambil apa saja yang ada'," kata Sapta.

3 dari 3 halaman

Setelah Pintu Rumah Didobrak Ternyata...

Suami Nela, Paul Andra Priatna, kemudian mengabarkan kejadian tersebut kepada warga sekitar rumahnya. Setelah itu barulah warga mendatangi rumah M.

Selanjutnya, ibu M, berinisial P, juga langsung menuju rumahnya yang ternyata terkunci dari dalam. Setelah berhasil masuk, mereka menemukan M sudah dalam posisi terlentang dan meninggal dunia.

" Setelah dilakukan olah TKP, korban mengalami luka lebam di pelipis kiri, luka robek di bibir kanan, dan diduga ada bekas bekapan bantal," ucap dia.

Beri Komentar