Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Chacha Taib (Dokumen Pribadi)
Dream - Sejak berhijab pada 12 Oktober 2011, fashion blogger Chacha Thaib konsisten dengan keputusan itu. Sempat dihadapkan pada pilihan yang menyulitkan, editor majalah fesyen ini justru kian menetapkan hati untuk berhijab dengan kondisi apapun.
" Sempat pas awal berhijab dapat tawaran kerja di bidang yang saya suka. Yang memberatkan saat itu saya harus lepas hijab, bahkan dengan keharusan tersebut perusahaan itu berani menggaji saya lebih besar," kata pemilik nama Annisa Nadzirani Thaib saat menjadi pengisi acara 'Hijab Moving Forward on Ramadan' di Jakarta.
Meski harus melepas yang menggoda itu, Chacha justru merasa kian istiqomah dengan pilihannya untuk berhijab. Seperti hijabers lainnya, di awal berhijab ibu muda berusia 22 tahun ini sempat merasa kepanasan dan menuai respons macam-macam dari teman.
" Alhamdulillah banyak yang mendukung, tapi ada juga yang mencibir karena tahu selama ini koleksi baju di lemari saya lebih banyak rok mini dan tanktop," ucap istri dari Basis band Rocket Rockers ini.
Di awal keputusannya berhijab, Chacha kerap meminjam beberapa helai pakaian milik sang kakak. Selain itu ia juga mencoba menggunakan jilbab syar'i yang longgar dan tidak membentuk tubuh sang pemakai.
Keputusan mengenakan jilbab syar'i bukan masalah umur, mengingat banyak hijabers muda yang merasa tidak cocok dengan gaya tersebut. Sebenarnya gaya itu justru yang lebih dianjurkan oleh agama, meski mengenai hal ini dirinya memiliki pendapat sedikit berbeda.
" Jadi lebih ngakalin dengan baju agak longgar dan jilbab nutup dada. Kalau hijabers muda sebenarnya ngga usah takut pakai jilbab syar'i karena bisa diakali dengan pemilihan warna dan momen penting tertentu yang disesuaikan dengan gaya yang dikenakan," ungkap lulusan Ilmu Komunikasi, Institut Pertanian Bogor ini. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya