Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Balita Pengidap HIV Tergolek Lemah Si Atas Tempat Tidur (Merdeka.com)
Dream - Balita asal Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, ARH, hanya tergolek di tempat tidur. Dia sudah tidak punya tenaga untuk bisa bergerak.
Jika ingin sesuatu, dia hanya merengek kepada ibunya, Khoirunisah. Pun demikian, sang ibu juga tidak dapat memenuhi keinginan anaknya.
Ibu dan anak ini hidup dengan kondisi memprihatinkan. Terlebih setelah suami Khoirunisah, Anton Firmansyah, meninggal dunia pada Oktober 2021.
Nenek ARH, Marhamah, mengatakan dulu kondisi khoirunisah dan ARH tampak sehat. Tetapi dalam beberapa bulan terakhir, kesehatan ibu anak ini memburuk.
"Cucu saya awalnya sehat, anaknya juga aktif," kata Marhamah.
Dia mengatakan sang cucu sempat ikut lomba 17-an. Selain itu ARH adalah anak cerdas.
"Tapi beberapa bulan ini enggak mau makan, jadi kondisinya seperti ini," kata dia.
Dari informasi yang didapat, ARH dan ibunya tercatat sebagai pasien RSUD Kabupaten Bekasi. Sejak tiga bulan lalu, keduanya didiagnosa mengidap HIV/AIDS.
Saat ayah ARH masih hidup, ibu dan anak ini rutin berobat. Tetapi, pengobatan itu berhenti tanpa alasan yang jelas.
"Sebetulnya ibu dan anak ini sudah menjadi pasien yang rutin minum obat di Poli Pelangi," kata Kepala Sekretariat Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Bekasi, Ade Bawono.
Ade mengatakan awalnya mereka tinggal di Cibitung. Semenjak tinggal bersama sang nenek di Muaragembong, pengobatan berhenti total.
"Setelah pindah ke Muaragembong lalu putus kontak, dihubungi oleh petugas Puskesmas Cibitung juga tidak pernah ada, akhirnya lost contact," kata dia.
Usai pengobatan terhenti, kondisi ibu dan anak ini memburuk. Ditambah keduanya didiagnosis menderita Tuberculosis.
Menurut Ade, muncul jamur di mulut ibu dan anak itu. Akibatnya, mereka tidak bisa mengonsumsi makanan.
"Karena tidak masuk makanan, berat badan kurus, jadi harus dibantu infus," kata Ade.
Saat ini, Khoirunisah dan anaknya sudah dirawat di RSUD Kabupaten bekasi. Kondisinya mulai stabil.
"Semoga terus menunjukkan grafik positif," ungkap Ade. dikutip dari Merdeka.com.
Advertisement

Memahami Apa Itu MSCI dan Dampak Klasifikasi Indonesia Sebagai Standalone Market

Danantara Itu Apa Sih? Kenali Superholding dan Negara yang Sudah Duluan Mencobanya


Shopee 11.11 Big sale Hadir dengan Beragam Keseruan, Ini 5 Cara Menikmatinya

Rajin Olahraga Sejak Kecil Bisa Bikin Tubuh Lebih Hemat Energi Saat Dewasa, Studi Ungkap Alasannya

Waspada! 4 Ciri Pesan Penipuan Online yang Sering Bikin Korban Panik dan Kehilangan Uang
