Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Masjid di Calon Ibu Kota Baru RI Akan Direnovasi Mirip Nabawi

Reporter : Maulana Kautsar
Senin, 26 Agustus 2019 16:00
Masjid di Calon Ibu Kota Baru RI Akan Direnovasi Mirip Nabawi
Masjid Agung Al Ikhlas akan direnovasi mirip Masjid Nabawi.

Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan akan mengusulkan Ibu Kota baru Indonesia di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kota Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Berbicara Kabupaten Penajam Paser Utara, ada sebuah masjid yang akan direnovasi menyerupai Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi.

Dilaporkan Merdeka.com, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau PUPR Kabupaten Penajam Paser Utara, Supardi mengatakan, interior Masjid Agung Al Ikhlas akan dirombak sehingga menyerupai Masjid Nabawi.

Untuk melakukan renovasi interior Masjid Agung Al Ikhlas tersebut Dinas PUPR Kabupaten Paser Utara mengajukan anggaran lebih kurang Rp15 miliar pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020.

" Anggaran untuk melakukan renovasi interior dalam Masjid Agung Al Ikhlas telah diusulkan sekitar Rp15 miliar pada APBD 2020," ujar Supardi, seperti dilansir Antara.

Supardi mengatakan, pembangunan masjid ini akan mulai dari atap hingga dinding Masjid Agung Al Ikhlas. Beberapa hiasan dan pernak-pernik akan dipasang agar menyerupai bangunan Masjid Nabawi.

" Tampilan Masjid Agung Al Ikhlas akan diubah jadi mirip dengan masjid ketiga yang dibangun dalam sejarah Islam," ucap Supardi.

Anggaran renovasi Masjid Agung Al Ikhlas yang diusulkan pada APBD 2020 tersebut menurut dia, termasuk untuk pengadaan karpet sekaligus penggantian pintu kaca menjadi kayu jati.

Sementara untuk perbaikan atap dan plafon Masjid Agung Al Ikhlas yang tengah dilakukan, lanjut Supardi, ditunda sampai ada kepastian menyangkut usulan renovasi interior tersebut.

Masjid Agung Al Ikhlas kebanggaan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara yang dibangun dengan anggaran Rp38 miliar. Masjid tersebut mampu menampung sekitar 5.000 jemaah.

1 dari 5 halaman

4 Alasan Penajam & Kutai Kartanegara Jadi Ibu Kota Baru Pengganti Jakarta

Dream – Jokowi memutuskan ibu kota negara pindah di Kalimantan Timur, yaitu di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kabupaten Kutai Kertanegara. Dua daerah ini dipilih dengan berbagai pertimbangan.

“ Lokasi ibu kota baru paling ideal adalah sebagian di Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kertanegara,” kata Jokowi di Jakarta, Senin 26 Agustus 2019.

Jokowi mengatakan, ada empat alasan mengapa dua daerah ini dipilih. Pertama, PPU dan Kutai Kertanegara tergolong daerah yang minim risiko bencana, seperti gempa bumi, kebakaran hutan, letusan gunung berapi, dan tanah longsor.

“ Kedua, lokasi strategis berada di tengah-tengah Indonesia,” kata presiden bernama lengkap Joko Widodo tersebur.

Yang ke tiga, lanjut mantan wali kota Solo ini, Kutai Kertanegara dan PPU berada di dua tengah kota yang sedang berkembang, yaitu Samarinda dan Balikpapan. “ Ke empat, sudah memiliki infrastruktur yang lengkap,” kata Jokowi.

2 dari 5 halaman

Inikah 3 Calon Terkuat Lokasi Ibu Kota Baru di Kalimantan

Dream – Calon ibu kota baru Indonesia akan diumumkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini, Senin 26 Agustus 2019. Pengumuman lokasi ibu kota baru pengganti Jakarta dilakukan setelah Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyelesaikan kajian pemindahan ibu kota baru ke Kalimantan.

Ada tiga kandidat ibu kota baru yang disebut-sebut sebagai pengganti Jakarta.

Dikutip dari Merdeka.com, ketiga daerah ini adalah Samboja, Penajam, dan Sepaku. Berikut ini rinciannya.

3 dari 5 halaman

Sambosa

Presiden Jokowi memilih Pulau Kalimantan sebagai pengganti ibu kota yang baru. Kabarnya salah satu kandidat pengganti Jakarta ialah Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Samboja merupakan kecamatan paling selatan di Kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur. Daerah ini memiliki luas wilayah mencapai 1.045,9 kilometer persegi.

Kecamatan Samboja dikenal sebagai salah satu wilayah penghasil minyak bumi dan gas alam (migas) yang sangat penting di Kutai Kartanegara. Selain itu, Samboja juga dikenal sebagai wilayah pesisir yang memiliki pantai-pantai cantik. Di antaranya Pantai Tanah Merah, Pantai Tanjung Harapan dan Waduk Samboja.

Posisi Samboja dekat dengan Balikpapan dan Samarinda. Apalagi jalurnya saat ini sudah tersedia. Bahkan saat ini pembangunan proyek tol Balikpapan-Samarinda, yang merupakan tol pertama di Kalimantan, sudah selesai dibangun. Akses tol ini akan memudahkan menuju Samboja.

" Di sini semuanya saya melihat sangat mendukung, kebetulan ini berada di tengah-tengah jalan tol Samarinda-Balikpapan," kata Jokowi.

4 dari 5 halaman

Penajam

Selain Samboja, Kecamatan Penajam juga disebut-sebut sebagai calon ibu kota baru. Penajam terletak di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur. Kabupaten itu memiliki luas 3.333 kilometer persegi dengan jumlah penduduk terkini sekitar 160.000 jiwa.

Sederetan infrastruktur sedang dan akan dibangun di PPU. Seperti tol laut terpanjang di Indonesia sepanjang 14 km yang dibangun di PPU menghubungkan ke Melawai di Balikpapan. Pemkab PPU juga segera membangun akses jalan dari PPU ke Kutai Barat. Jalan itu mempersingkat jarak tempuh dari PPU ke Kutai Barat dari 11 jam, menjadi hanya 2 jam.

Sebagian besar warga PPU bekerja sebagai petani. Kelistrikan di PPU pun surplus, di mana saat ini masuk di kelistrikan Kalimantan Selatan.

5 dari 5 halaman

Sepaku

Tak hanya Penajam, terdapat satu kecamatan lagi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang digadang-gadang menjadi kandidat ibu kota baru pengganti Jakarta. Kecamatan itu yakni Sepaku.

Sepaku memiliki luas sekitar 1.172 kilometer persegi. Kecamatan Sepaku berdekatan dengan Kabupaten Kutai Barat dan Kota Balikpapan. Saat ini tengah dibangun jembatan Tol Teluk Balikpapan yang bakal memudahkan akses jalan ke Sepaku.

Kemudian, warga sepaku mayoritas bekerja di perkebunan kelapa sawit. Di sana juga merupakan kawasan hutan yang bisa dialihfungsikan.

Beri Komentar