Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Presiden Jokowi Umumkan Ibukota Baru (Foto: Youtube Sekretariat Presiden)
Dream - Untuk kesekian kalinya, lokasi tepatnya ibukota baru bakal diumumkan. Setelah sebelumnya masyarakat berharap lokasi persis ibukota baru akan disampaikan dalam Pidato Kenegaraan pada 16 Agustus 2019.
Tapi hari ini, Senin 26 Agustus 2019, Youtube Sekretariat Kepresidenan menyebutkan akan menayangkan secara langsung lokasi ibukota baru.
" Upcoming LIVE! Presiden Jokowi mengumumkan ibukota baru." Begitu tulis akun youtube official Sekretariat Presiden, Senin 26 Agustus 2019.
Hingga saat ini, lokasi ibukota baru adalah di Kalimantan. Presiden Jokowi sudah meminta izin kepada rakyat Indonesia saat Pidato Kenegaraan 16 Agustus lalu. Presiden Jokowi pun berkali-kali menyebut Pulau Kalimantan menjadi lokasi ibukota baru.
Bahkan, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan Djalil, sempat menyebut lokasi itu berada di Kalimantan Timur. Tapi Sofyan buru-buru merevisi bahwa itu baru alternatif.
(ism)
Dream - Pelan-palan wajah baru calon ibu kota baru Indonesia mulai bisa terbayangkan. Presiden Joko Widodo dalam pidato di Sidang Tahunan DPR/MPR telah memastikan ibu kota baru Indonesia akan berlokasi di Kalimantan.
Setelah menjelaskan tentang konsep kota yang akan dibangun, kali ini muncul visualisasi konsep ibu kota baru yang akan dirancang pemerintah.
Penampakan kota baru itu diungkapkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam dokumen " Gagasan Rencana dan Kriteria Desain Ibu Kota Negara" Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Dalam dokumen yang dipaparkan tersebut, desain ibu kota baru ini berasal dari identitas bangsa yang diterjemahkan dalam urban design secara filosofias, yaitu Pancasila, Bhineka Tunggal Ika , NKRI, dan UUD 1945.

Identitas bangsa yang diterjemahkan ke dalam desain, yaitu morfologi dan fungsi-fungsi kota, ruang-ruang bagi aktivitias masyarakat yang mendorong prinsip gotong-royong, serta fungsi dan wadah yang melestarikan sejarah dan budaya--ini berupa ruang budaya, galeri nasional, museum, gedung pertunjukan, dan taman kesenian.

Dalam gagasan rencana dan kriteria desain ibu kota negara, ada lapangan dan monumen Pancasila. Desain ibu kota negara ini menekan intervensi terhadap alam serta mengintegrasikan ruang-ruang hijau dan biru.
Keberadaan hutan Kalimantan pun dipertahankan.

Ruang publik dan masyarakat diperbanyak. Desain ibu kota negara ini juga mengadopsi konsep new urbanism dan green building/infrastructure. Kualitas ruang ini mendorong kreativitas dan produktivitas masyarakat.

Menurut laporan ini, ibu kota negara menjadi kota yang kompak dan mengandalkan teknologi, informasi, dan komunikasi untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).
Ada juga penerapan desain, material, dan teknologi moden, smart building dan penggunaan energi terbarukan. Nantinya, desain yang mengutamakan pada pemenuhan seluruh target SDGs menjadi acuan pembangunan kota-kota Indonesia ke depannya.

Misalnya, penataan bangunan dan lingkungan yang kompak dan inklusif, mode transportasi publik yang terintegrasi, memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan produktivitas kerja, serta kolaborasi antara arsitektur modern dengan konten lokal.
Menariknya, ibu kota ini nantinya akan memiliki transportasi darat seperti MRT.

Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang