Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Parade Momo Untuk Asian Para Games 2018 (Liputan6.com)
Dream - Momo, maskot Asian Para Games 2018 hari ini menyapa warga DKI Jakarta. Momo berkeliling Jakarta dalam Parade Momo yang diikuti oleh ribuan peserta.
Mereka yang mengawal Momo adalah para atlet difabel Indonesia, perkumpulan disabilias Indonesia, taruna-taruni Akademi Kepolisian Republik Indonesia, Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra), siswa-siswi sekolah di DKI Jakarta serta sejumlah perwakilan kementerian dan lembaga negara.
Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, mengatakan Asian Para Games 2018 bukan hanya ajang untuk meraih juara. Lebih dari itu, kata Imam, pesta olahraga untuk para difabel ini juga merupakan wadah bagi persatuan bangsa.
" Penyelenggaraan Asian Para Games sekaligus mampu menjadi ajang persatuan nasional. Jika ada dinamika politik dan gesekan yang terjadi, mari kita kembali ke semangat Momo," ujar Imam, dikutip dari Liputan6.com, Minggu 23 September 2018.
Ketua Indonesia Asian Para Games Organizing Committee (INAPGOC), Raja Sapta Oktohari, mengatakan Parade Momo tidak hanya sarana menyosialisasikan Asian Para Games. Lebih dari itu, parade ini juga untuk menggelorakan semangat kepedulian dan kesetaraan terhadap para penyandang difabilitas.
" Jumlah peserta yang mengikuti Parade Momo ini mencapai 10 ribu orang dari target kami 4.000 orang. Ini merupakan bentuk dukungan besar terhadap Asian Para Games 2018," kata Okto, dilansir Antara.

Dia melanjutkan INAPGOC sama sekali tidak ingin menyaingi kesuksesan penyelenggaraan Asian Games 2018 oleh INASGOC. Tetapi, dia berharap bisa menjadi penyelenggara pesta olahraga difabel Benua Asia yang terbaik.
" Kami tidak berkompetisi dengan Asian Games, tetapi dengan penyelenggaraan Asian Para Games sebelumnya di Guangzhou, China dan Incheon, Korea Selatan. Kami harus mampu membuktikan penyelenggaraan yang lebih baik dibanding sebelumnya," kata Okto.
Sumber: Liputan6.com
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli


Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
