Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Perilaku suap menyuap sudah sering kita dengar. Di Indonesia, hampir semua bidang bisa dirasuki aksi suap mulai dari ranah hukum, politik, sampai dunia bisnis.
Tanpa bersalah, seseorang berani melanggar suatu aturan karena hatinya tak kuat dengan iming-iming sejumlah uang atau harta lainnya oleh orang yang memintanya melakukan hal tersebut.
Selain tak dibenarkan secara hukum, syariat Islam juga melarang muslim melakukan suap. Di dalam agama Islam, seseorang yang menerima maupun yang memberikan suap sama-sama terkena dosa.
Ternyata, suap menyuap tak hanya terjadi di masa sekarang ini. Perbuatan tercela ini sudah ada sejak zaman dahulu.
Inilah kisah seorang pedagang di Arab Saudi yang berpegang teguh untuk tidak hidup dari uang suap dan menerima balasan setimpal.
© Dream
Alkisah ada seorang pedagang di Arab Saudi. Ia bekerja di pelabuhan dan semua barang yang masuk harus mendapatkan tanda tangannya. Ia adalah pekerja yang konsisten, ia sama sekali tidak suka dan tidak mau menerima uang suap.
Tapi, berbeda dengan atasannya yang senang dengan uang suap. Atasannya berkata bahwa pedagang tersebut tak harus terlalu keras dan ketat dalam menyeleksi barang-barang yang masuk dari para penyuap agar urusan jadi mudah.
Dengan kata-kata atasannya tersebut, pedagang itu menjadi gemetar. Ia tak tahu harus melakukan apa. Ia sedih, penyesalan dan keraguan terasa mencekik lehernya. Godaan datang setiap waktu, ada yang memberinya dengan dalih hadiah, ada juga yang beralasan tanda terima kasih, dan lainnya.
© Dream
Selama ini, ia berhasil menolak godaan tersebut, tapi mau sampai kapan seperti ini? Ia pun takut, takut jika suatu saat ia tergoda menerima suap. Ada dua pilihan di hidupnya, yaitu meninggalkan jabatan dan pekerjaannya atau melanggar aturan Allah Ta'ala.
Dengan mantap, ia kemudian mengundurkan diri dari pekerjaannya. Tak lama setelah pengunduran dirinya, Allah Ta'ala mengaruniakan kapal kargo kecil untuknya. Ia gunakan untuk membawa barang-barang perniagaan.
© Dream
Kemudian, Allah Ta'ala kembali mengaruniakan kapal kargo yang ukuran lebih besar dari sebelumnya. Ia gunakan juga untuk mengangkut barang-barang. Barang yang diangkut kapalnya ia jaga dengan sangat hati-hati, seolah itu barang miliknya.
Keuletan dan amanah yang selalu dipegang membuat banyak orang senang menggunakan jasa kapal kargonya.
Suatu hari, salah satu kapal kargonya menabrak batu karang. Baca selengkapnya di sini
Kirimkan blog atau website kamu ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin di-publish
2. Sertakan link blog/web
3. Foto dengan ukuran high-res (tidak blur)
4. Isi diluar tangung jawan redaksi
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya