7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Warga Kota Bekasi, Jawa Barat digegerkan dengan penemuan mayat pria terbakar dalam mobil yang masih utuh. Mobil itu terparkir di Jalan Terusan Topas, Komplek Perumahan Pesona Metropolitan, Rawalumbu.
Kasubag Humas Polres Bekasi Kota, Komisaris Erna Ruswing Andari, mengatakan mayat itu beridentitas Halomoan Panjaitan, 60 tahun, warga Jalan Bambu Kuning, Kelurahan Sepanjang Jaya, Rawalumbu.
Menurut Erna, penemuan mayat bermula dari kecurigaan seorang marbot masjid, Jaja, 90 tahun. Dia melihat ada mobil Toyota Kijang Innova berpelat nomor B 1646 KRO terparkir di lokasi sejak Rabu malam, 28 Agustus 2019.
Pada siang keesokan harinya, mobil itu belum juga dipindahkan. Hal itu menimbulkan kecurigaan pada Jaja.
" Dia lantas memberitahukan kepada warga lainnya," kata Erna, dikutip dari Merdeka.com.
Warga kemudian memeriksa mobil dan mengintip ke bagian dalam dari kaca. Ditemukan ada orang sedang duduk tertunduk di kursi kemudi.
Warga mencoba mengetuk kaca beberapa kali untuk memastikan pria itu masih hidup. Tetapi, tidak ada respons dari pria itu.
Warga lalu melaporkan hal itu ke polisi. Beberapa saat kemudian, petugas datang untuk memeriksa mobil tersebut.
" Sekitar pukul 13.10 WIB, polisi datang ke lokasi. Karena pintu terkunci dari dalam, maka kami meminta bantuan montir," kata Erna.
Begitu pintu terbuka, pria itu ternyata sudah tewas. Hasil identifikasi awal, korban mengalami luka bakar pada kepala hingga badan dan tidak ditemukan adanya bekas penganiayaan.
Di lokasi tercium aroma bahan bakar minyak. Petugas juga menemukan botol dan korek api di dalam mobil.
" Barang bukti botol bekas ada aroma bensin dan korek api," ucap Erna.
Sumber: Merdeka.com/Adi Nugroho
Dream - Pembunuhan Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili dan putranya, M. Adi Pradana terus membuka fakta.
Edi dan Pradana tewas dibunuh empat pembunuh bayaran. Dilaporkan Merdeka.com, sebelum proses pembunuhan, para tersangka dan eksekutor saling bertemu di daerah Kalibata, Jakarta Selatan.
Pertemuan itu untuk menyusun strategi pembunuhan. Rencana itu akhirnya direalisasikan pada Jumat, 23 Agustus 2019 di kediaman korban di kawasan Lebak Bulus.
Para eksekutor yang sudah memiliki kunci rumah membunuh Edi yang sedang menonton televisi. Dana dibunuh belakangan karena pulang agak larut.
" Eksekutor menghabisi korban ketika pulang, sekira pukul 23.00 WIB," ucap Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi, Selasa, 27 Agustus 2019.
Esok harinya, para eksekutor membawa jenazah Edi dan Pradana di SPBU Cirendeu. Baru keesokan harinya, otak pembunuhan, AK dan, anaknya, KV membawa jasad tersebut ke wilayah Sukabumi.
Untuk menghilangkan jejak, AK dan KV membakar mobil tersebut. KV juga ikut terbakar saat proses penghilangan jejak tersebut.
Sumber: Merdeka.com/Aksara Bebey
Dream - Kasus dua jenazah di dalam mobil di Sukabumi, Jawa Barat menemukan titik temu. Sosok perempuan berinisial AK, menjadi otak dari pembunuhan suaminya, Edi Chandra Purnama dan anak tirinya M. Adi Pradana.
Sosok AK, dilaporkan Merdeka.com, menyewa empat pembunuh bayaran untuk mengakhiri nyawa Edi dan Pradana.
Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Nasriadi mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara, empat eksekutor itu diimingi-imingi uang sebesar Rp500 juta.
" Perjanjian mereka (dibayar) Rp500 juta," kata dia, Selasa, 27 Agustus 2019.
Dari perjanjian itu, AK dibayar sekitar Rp120 juta. Sementara sisa uang akan diberikan usai aksi keji itu.
" Itu dibayar bertahap," ucap dia.
Polda Metro Jaya telah mengamankan dua pelaku eksekutor.
Selain memburu eksekutor, polisi telah menangkap KV, anak kandungnya AK. Bahkan KV mengalami luka bakar akibat tindakannya yang membakar mobil Calya berisi ayah tiri dan saudara tirinya itu.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?