Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nadiem Makarim (Foto: Dok Kemendikbud)
Dream - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, optimis pendidikan di Papua Barat akan terus maju. Menurut dian para guru dan kepala sekolah di Papua Barat sudah memiliki paradigma dasar Merdeka Belajar.
" Saat saya bertemu guru-guru dan kepala sekolah di Papua, mereka punya dasar paradigma Merdeka Belajar, mereka punya keinginan untuk lebih baik, dan itu adalah yang terpenting dalam transformasi pendidikan," tutur Nadiem dalam keterangan tertulis, Minggu 14 Februari 2021.
Selama melakukan kunjungan kerja di Kabupaten dan Kota Sorong, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim, meninjau 13 lokasi.
Tempat-tempat yang dikunjungi itu antara lain 10 sekolah, baik negeri maupun swasta, serta Sanggar Seni Nani Bili, Kampung adat Malaumkarta, dan Cagar Budaya Kubu Pertahanan Jepang.

Dia mengatakan, tugas Keemendikbud ialah menumbuhkan potensi yang telah ada itu. Sehingga para pihak terkait di sana dapat berinovasi guna memajukan pendidikan di Bumi Cenderawasih.
" Jadi tugas Kemendikbud adalah menetaskan potensi, agar para kepala sekolah dan guru di Papua Barat dapat berinovasi dan difasilitasi untuk memajukan anak-anak Tanah Papua," tutup dia.
Sementara itu, Staf Khusus Presiden, Billy Mambrasar, menilai Nadiem telah memanivestasikan perintah Presiden Joko Widodo, salah satunya program pembangunan Papua, khususnya sumber daya manusia di Papua.
" Kita bisa lihat kinerja Kemendikbud di tengah pandemi Covid-19, mereka kerja cepat, kreatif, dan tepat," ujar Billy.
Menurut dia, kerja cepat Nadiem ditunjukkan dengan dapat dilihatnya data realtime yang diperoleh secara langsung untuk mengetahui masalah di lapangan.
" Mendikbud bisa membuat data realtime. Tadi bisa kita lihat sendiri ketika berdialog dengan para guru kekurangan dan kesalahan ada di mana," papar Billy.
Dia juga menilai mantan Bos Gojek Indonesia itu dapat bekerja secara tepat sasaran di mana ia melakukan penilaian terhadap indeks harga dan kemahalan, sehingga Provinsi Papua dan Papua Barat akan memperoleh dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang lebih tinggi dari provinsi lain.
Kemudian, Billy juga menilai Nadiem sebagai sosok yang kreatif, di mana pada saat turun ke Pulau Soop, terdapat anak-anak sekolah yang kesulitan mengakses transportasi dan Nadiem bergegas mencetuskan sebuah ide.
" Tepat pada saat itu juga, Mas Menteri menyumbang sebuah kapal dan muncul ide kreatif dengan membuat sistem transportasi agar guru dan anak anak bisa jalan bersekolah dengan bantuan pemerintah," tandas Billy.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya