Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden AS, Barrack Obama Saat Memperlihatkan Kartu Kredit Miliknya.
Dream - Perusahaan penerbit kartu kredit ternama MasterCard membuat langkah mengejutkan. Bisnis kartu kredit yang penuh rahasia justru mendorong perusahaan mengungkapkan ke publik fasilitas keamanan digitalnya untuk pelanggan.
DigiSec Lab, fasilitas rahasia yang terletak di suatu tempat di daerah pedesaan dekat London di Inggris, telah digunakan oleh para peneliti dari perusahaan penerbit kartu kredit itu untuk menguji semua jenis ancaman hacker (peretas) yang berpotensi membahayakan pembayaran digital.
Lokasi ini benar-benar terputus dari dunia luar. Mereka bekerja dengan berkoordinasi dengan badan-badan keamanan pemerintah dan akademisi terkemuka.
Tujuannya adalah untuk mengembangkan berbagai desain keamanan yang canggih seperti produk EMV, M Chip, pembayaran biometrik mobile dan solusi keamanan cyber.
" Selama pembayaran dibuat lebih aman, penjahat tidak akan pernah lebih pintar," kata Ajay Bhalla, Presiden Enterprise Security Solutions di MasterCard seperti dikutip dari laman emirates247, Rabu, 29 Juli 2015.
Alan Mushing, kepala fasilitas, dalam salah satu video menjelaskan DigiSec Lab bekerja untuk bank, perusahaan dan pemegang kartu kredit.
" Kami selalu melakukan riset teknologi baru. Kami akan menyerang pusat data dan memecahkannya sehingga kami bisa belajar bagaimana cara memperbaikinya dan maju selangkah di depan."
Dalam kegiatan tersebut, Mushing memperlihatkan bagaimana timnya menembakkan laser, yang biasa digunakan di bidang luar angkasa, ke kartu kredit, dan menggunakan mesin X-ray untuk menganalisis gadget yang digunakan oleh hacker, di samping kegiatan lainnya.
Menurut MasterCard, setiap hari, laboratorium menerima permintaan untuk mengungkap potensi ancaman dan masalah yang kebanyakan orang menganggapnya tidak pernah ada.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya