7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Sumber: India Times
Dream - Saat hendak tidur, hendaknya kita selalu membersihkan tempat terlebih dahulu. Jika tidak, khawatir akan terjadi hal yang tidak diinginkan seperti yang dialami Lakhsami, wanita asal Bengaluru, India, ini.
Seorang wanita sering mengeluhkan sakit kepala, ternyata sumber masalahnya ada di telinganya. Setelah diperiksa ke dokter, ditemukan seekor hewan yang masuk di telinganya.
Dikutip dari India Times, peristiwa ini berawal saat Lakshmi sedang tidur di teras rumahnya. Kemudian ada makhluk kecil yang menakutkan masuk ke telinganya.

Meskipun sudah di senter untuk menerangi lubang telinganya, tetap saja tak deiketahui apa yang membuat telinganya sakit.
Semula hanya terasa seperti kesemutan, namun kelamaan berubah menjadi rasa sakit yang luar biasa hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Saat diperiksa, para dokter terkejut melihat seekor hewan yang masih hidup di dalam telinganya. Hewan tersebut adalah seekor laba-laba yang berjalan keluar dari telinga Lakshmi.
Sebelumnya, dokter menuangkan obat cair ke telinga Lakshmi, yang memaksa laba-laba itu merangkak keluar. Kemudian mereka merekam proses pengobatan itu.
Dikabarkan, laba-laba yang seketika masuk ke dalam telinga Lakshmi membuatnya menjadi tuli selamanya.
Dream – Menyepelekan keluhan kecil yang terjadi di dalam tubuh namun berlangsung lama sebaiknya mulai dihindari. Meski tak berarti harus berpikir berlebihan, kita sebaiknya memeriksakan diri ke dokter ketika masalah kecil itu mulai mengganggu.
Pengalaman inilah yang menjadi pelajaran seorang pria di Cina baru-baru ini. Dia sempat mengeluhkan kedutan di kelopak matanya namun hal itu diabaikan. Pria tersebut menganggap masalahnya sepele karena orang terdekatnya menganggap gejala itu sebagai reaksi dari syaraf yang bisa hilang dengan sendiri.
Hal yang tak disadarinya adalah keluhan kecil di indera penglihatannya itu ternyata berasal dari seekor cacing yang hidup di kelopak.
Cerita ini bermulai ketika pria yang hanya dikenal sebagai Liu makan malam bersama keluarganya.
Liu mengatakan selama ini tidak ada yang aneh pada dirinya hingga muncul sebuah kejadian saat makan malam bersama keluarga di akhir bulan lalu. Dia merasakan ada sesuatu yang bergerak di sekitar mata kirinya.
Kala itu Liu berusaha mengabaikan keluhan tersebut. Terlebih orangtuanya menyebut jika masalah yang dialaminya hanya reaksi saraf yang umum dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
Namun gejalanya berlanjut di hari-hari berikutnya. Bahkan sensasi gerakan menjadi lebih intensif dan menyakitkan.
Liu baru merasa terkejut ketika dia merasa telah melihat cacing di mata yang kesakitan tersebut. Tanpa berpikir panjang lebar, langsung memeriksakan diri ke rumah sakit setempat.
Dalam video yang diunggah di media sosialnya, Liu menunjukkan permukaan kelopak matanya yang tidak rata. Saat ia meregangkan kelopak mata, tampak cacing parasit kecil bersarang di kelopak matanya.
Sesuai dugaan, dokter di rumah sakit menyatakan cacing itu tumbuh di mata Liu. Tak hanya itu, dokter juga memberi kabar mengejutkan lain yaitu belum ada pengobatan yang tersedia untuk mengatasi masalah yang dihadapinya.
Namun ucapan dokter tak lantas membuatnya langsung percaya.
Liu berusaha meminta bantuan rumah sakit lain. Namun hasil mengecewakan kembali diterima karena pernyataan yang sama dikeluarkan dokter lain.
Ketika bertanya apakah ada cara untuk mengoperasi kelopak matanya, semua dokter mengatakan parasit akan berpindah ke area lain begitu kelopak matanya mulai berdarah.
Salah satu dokter, dengan pengalaman profesional lebih dari 40 tahun, mengatakan kepadanya bahwa parasit suka menghuni lingkungan yang keras.
“ Dia melihat banyak pasien yang memiliki parasit di bola mata mereka, tapi ini pertama kalinya dia melihat parasit di dalam kelopak mata,” kata Liu.
Merasa putus asa, Liu kemudian membagikan kisahnya di media sosial dan berharap menemukan obat yang tepat. Beragam komentar pun memenuhi postingan Liu.
" Kedengarannya menakutkan. Semoga parasitnya bisa segera disingkirkan.”
" Tapi seberapa tidak sehat gaya hidup yang dia jalani?"
(Laporan: Cika Puspita / Sumber: SCMP)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?