Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Menlu Retno Marsudi (setkab.go.id/Jay)
Dream - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi telah melantik Maha Abu-Shusheh menjadi Konsul Kehormatan Republik Indonesia (RI) untuk Palestina. Meski sempat dihalangi oleh Israel, pelantikan tersebut tetap berjalan.
Retno mengatakan secara tegas pelantikan itu tidak perlu mendapat persetujuan dari Israel. Dalam hal ini, kata Retno, Indonesia tidak punya urusan dengan Israel.
"Saya kan tidak perlu melakukan pembicaraan dengan Israel untuk melakukan Konsul Kehormatan. Ini adalah di Ramallah. Ini adalah urusan Indonesia dengan Palestina," kata Retno, dikutip dari laman setkab.go.id, Rabu, 16 Maret 2016.
Retno mengaku telah mempersiapkan sejumlah rencana untuk melaksanakan pelantikan tersebut. Dia pun sudah memperkirakan Israel akan melarang dirinya masuk ke Ramallah.
Sehingga, keputusan untuk mengalihkan lokasi pelantikan dari Ramallah ke Amman telah dipersiapkan sebelumnya. Alhasil, pelantikan tersebut dapat berjalan dengan lancar meski tidak di Ramallah, kota yang akan jadi lokasi Konsulat Kehormatan RI.
"Mission accomplished (misi sudah selesai), itu yang paling penting. Apapun yang dilakukan untuk mencegah saya sampai ke Ramallah untuk menghalangi ternyata tidak berhasil, karena pelantikan tetap dapat dijalankan dengan kehadiran Menteri Luar Negeri Palestina. Ini satu capaian politik yang sangat bagus," kata Retno.
Minggu, 13 Maret 2016 lalu Maha Abu-Shusheh resmi menjabat sebagai Konsul Kehormatan RI untuk Palestina. Pelantikan dilaksanakan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Yordania di Amman, disaksikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Palestina Riyad Al Maliki dan para Duta Besar Negara-negara ASEAN dan OKI.
Pelantikan dijalankan di Amman lantaran Israel tidak memberikan izin helikopter yang digunakan Retno untuk terbang melintas menuju Ramallah. Padahal, Retno dikawal oleh Angkatan Udara Yordania. (Ism)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari