Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Miris! Bocah SD Ini Terpaksa Pindah Ke SLB Karen Dibully Teman, Rela Jalan Kaki 2 Km
Dream - Tak bisa dipungkiri aksi bullying masih banyak terjadi di dunia pendidikan. Bahkan tak sedikit korban perundungan tidak bisa melanjutkan sekolahnya karena trauma.
Seperti kisah siswa SD satu ini yang rela pindah sekolah ke tempat yang lebih jauh karena dibully. Bahkan bocah laki-laki itu terpaksa pindah ke Sekolah Luar Biasa (SLB).
Dalam postingan akun TikTok @satriabagus60, diketahui peristiwa tersebut terjadi Salatiga, Jawa Tengah.

Dalam video tampak seorang anak sedang mengantarkan anaknya berangkat sekolah dengan berjalan kaki.
Setiap hari, mereka harus menempuh jarak dua kilometer agar sang anak bisa sekolah. Terlihat pria tua yang mengenakan baju batik dan topi itu dengan sabar mengantarkan anaknya ke sekolah dengan jalan kaki.

" Kasihan anak ini masih semangat sekolah padahal hampir 2km dari jarak rumah ke sekolah," tulis keterangan video.
Dalam keterangan video, dikatakan bahwa anak tersebut sengaja pindah dari SD negeri ke SLB karena kerap dibully oleh teman-temannya.
Sang ayah memilih memindahkan ke SLB karena jarak sekolah ke rumahnya yang masih bisa dijangkau.
" Di SLB, saya enggak kerja. Iya bisa bicara, di SD diganggu sama teman. Sudah ngomong guru tapi anaknya enggak ada takut," ucap sang ayah.
" Udah terserah sekolah di mana," imbuhnya.
Video ini pun menarik perhatian warganet. Tak sedikit yang ikut prihatin dengan kondisi anak tersebut.
" Mgkin anak nya udah crta ke org tua nya, cuman ya apa lah daya org tua nya, karna merka tau, klo meraka org gak punya. Maka nya jln satu2 nya mnghndar," tulis @DSR
" ya Allah kasihan 🥹🥹 padahal anaknya baik, sopan cara bicaranya waktu ditanya dia jawab pake bahasa Jawa halus sopan banget," tulis @alifiss
" ya Allah...pihak sekolah gak ada solusi apa dg kondisi ini....q doakan semoga sukses dimasa depanmu dek...aamiin," tulis @adityavarmodaya
" gak semua anak punya nasib beruntung, kasian bapaknya kasian masa depan anaknya 🥺 tolong dibantu supaya dia menerima yang lebih baik," tulis @dewiagustina1797
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya