Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Rumah Itu Dihantam 70 Kali Oleh Pengendara Mobil. Mengapa?
Dream - " Lebih 70 kali kendaraan tergelincir dan menabrak rumah kami sejak enam tahun lalu," kata Romly Ismail, 61 tahun, yang tinggal di kota Sungai Tong, Terengganu, Malaysia.
Menceritakan peristiwa yang terjadi bulan lalu, Romly mengatakan rumahnya yang terletak di Kilometer 48 arah Kuala Terengganu itu sering ditabrak kendaraan yang tergelincir saat musim hujan. Terutama setelah melalui tikungan tajam pada waktu subuh dan sore hari.
Bukan sekali atau dua kali, rumah Romly ditabrak hingga puluhan kali sejak jalan di depan rumahnya ditinggikan dan dilebarkan sekitar tahun 2011.
" Kebanyakan insiden terjadi setelah pengemudi yang melaju kencang gagal mengendalikan kendaraan karena permukaan jalan licin ketika melalui tikungan tajam. Akhirnya rumah kami menjadi sasaran," kata dia saat ditemui di rumahnya di Sungai Tong.
Menurut pensiunan Dinas Pemadam Kebakaran ini, selain rumahnya yang dihuni enam anggota keluarga itu, kediaman orang tuanya yang berada di sebelahnya juga sering jadi sasaran mobil tergelincir.
© Dream
Kejadian terbaru pada 27 Mei lalu awal Ramadan lalu. Saat itu terjadi kecelakaan maut yang melibatkan sebuah truk trailer dengan sebuah mobil di depan rumahnya.
" Sebelum itu, pada 1 April lalu sebuah mobil yang dikemudikan seorang perempuan juga tergelincir ke area garasi rumah saya. Mobil itu menabrak dua mobil yang diparkir di situ sebelum menabrak dinding rumah orangtua saya.
" Akibatnya terjadi keretakan pada dinding rumah dan atap garasi juga tercabut. Mobil saya yang diparkir juga mengalami kerusakan sampai terpaksa membuat klaim asuransi untuk memperbaikinya," ujar Romly.
Menurut laporan Harian Metro Malaysia, tidak semua pengemudi sanggup bayar ganti rugi untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi. Jadi, dia terpaksa menanggung sendiri kerugian itu.
© Dream
Romly mengatakan sejauh ini tidak ada lagi kendaraan tergelincir ke dalam rumahnya. Tetapi, kecelakaan hanya terjadi di area depan serta samping rumahnya.
" Bagaimanapun, saya tetap risau dan khawatir tentang keselamatan sekeluarga terutama ketika semua anak cucu berkumpul di sini saat musim liburan sekolah. Semoga pihak terkait mengambil tindakan yang tepat untuk menangani masalah ini, terutama untuk mengurangi risiko kendaraan tergelincir di area dekat tikungan," kata dia penuh harap
Romly ingin agar pihak berwenang memperbanyak rambu peringatan sehingga pengguna jalan tidak mengemudikan kendaraan terlalu cepat dan lebih waspada saat berada di area dekat rumahnya.
Sejauh ini Departemen Pekerjaan Umum (JKR) sudah mengambil tindakan dengan membuat tembok batu untuk mencegah kendaraan tergelincir dan menabrak rumahnya.
" Meskipun lega dengan tindakan itu, kami tetap khawatir dengan sikap segelintir sopir yang masih ngebut ketika melalui tikungan tajam," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya