Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Model Setinggi Hampir 2 Meter Ini Justru Punya Suami Yang Lebih Pendek. (Foto: Instagram Emerald.tallmodel)
Dream - Meniti karier sebagai model harus memenuhi salah syarat yang tak semua wanita mampu memenuhinya, yaitu punya tinggi badan yang ideal.
Tapi seorang model dengan tinggi 193 cm ini awalnya justru kesulitan terjun di dunia model karena tinggi badannya.
Emerald Van Langen dari Toronto, Kanada, mengakui bahwa saat pertama berkecimpung dalam dunia model, dia kesulitan mendapat tawaran
Menurut wanita 32 tahun itu, dunia model menolaknya karena dengan tubuhnya yang menjulang hampir 2 meter dia dianggap terlalu tinggi.

Tapi seiring waktu ada pasar tersendiri di dunia mode yang membutuhkan model yang punya tinggi badan tidak lazim seperti dirinya.
Selain masalah karier, awalnya Emerald juga sulit mendapatkan pacar yang mau dengannya. Kebanyakan pria merasa minder dengan tinggi tubuhnya.
" Pria yang tinggi badannya di atas rata-rata malah merasa minder karena saya lebih tinggi dari mereka," katanya.
Emerald mengatakan sebelum menemukan suaminya sekarang, dia biasanya kencan dengan pria dengan tinggi 180 cm atau di bawahnya.
Uniknya, pria yang sekarang menjadi suaminya tingginya justru tergolong pendek jika dibandingkan dengan pacar-pacar sebelumnya.

" Saya telah menikah selama 11 tahun dengan suami saya yang tingginya hanya 170 cm," kata Emerald.
Emerald mengaku bahagia dengan suami yang tubuhnya jauh lebih pendek darinya. Dia bahkan menyebut pria pendek adalah kekasih yang lebih baik.
Menurut Emerald, tinggi badannya yang luar biasa ini diperoleh secara tidak sengaja. Awalnya dia hanya ingin lebih tinggi dari kakaknya yang mencapai 190 cm.
" Saya berusaha tidak minum kafein karena ingin lebih tinggi dari kakak saya, dan akhirnya berhasil," katanya.
Selama masa remajanya, Emerald mulai menyadari bahwa dia tumbuh jauh lebih cepat daripada teman-temannya.
Dia mulai memakai sepatu datar daripada sepatu berhak dan lebih suka duduk saat bercakap-cakap dengan orang lain.
Emerald akhirnya tumbuh setinggi 193 cm, mengalahkan kakaknya 2,4 cm. Dia pun belajar untuk memanfaatkan tinggi badannya sepenuhnya.
Sumber: Daily Star
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya