Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Momen Bupati Bengkulu Utara Ditarik Saat Jokowi Berkunjung Ke Pasar Purwodadi
Dream - Video menunjukkan Bupati Bengkulu Utara Mian ditarik paksa saat mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) di pasar tradisional viral di media sosial.
Peristiwa tersebut terjadi saat Mian mendampingi Jokowi mengunjungi Pasar Purwodadi, Bengkulu Utara. Mian saat itu terlihat berjalan di sisi kiri Jokowi.
Saat itu, Bupati Mian mencoba menggeser sesuatu agar tidak menghalangi jalan Presiden dan Ibu Negara.

Namun tiba-tiba ada seorang yang menariknya dari arah kiri di tengah kerumunan warga. Mian pun hampir tersungkur. Kemudian seorang pria memegang tangan kanan Mian untuk mencegahnya terjatuh.
Jokowi terlihat menoleh ke arah Mian, lengan kanannya tampak meminta agar insiden tersebut dihentikan.

Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyempatkan diri bertemu langsung dengan sejumlah anak sekolah dasar (SD), saat kunjungan ke Jayapura, Jumat 7 Juli 2023.
Salah seorang anak mempertanyakan hal menggelitik perihal rencana pemerintah memindahkan ibu kota negara (IKN) kepada Jokowi.
Dalam pertemuan tersebut, para pelajar awalnya menampilkan kemahiran mereka dalam hal berhitung. Setelah itu, mereka diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan kepada Jokowi.
Siswa bernama Kesia Olivia Ergor kemudian mengajukan pertanyaan perihal pemindahan IKN.
" Kenapa ibu kota negara tidak dipindahkan saja ke Papua?" tanya anak yang berasal dari Kota Sorong tersebut kepada Jokowi.
Presiden pun memberikan jawaban menjelaskan alasan pemerintah memilih Kalimantan sebagai lokasi IKN yang baru.
" Indonesia ini sangat besar, dari Papua sampai ke Aceh, dari Sabang sampai Merauke ya, sangat luas sekali," ujar Jokowi.
Dengan kondisi geografis yang sangat luas tersebut, dia menjelaskan, maka ibu kota Nusantara (IKN) dipilih di Kalimantan. Pertimbangannya antara lain karena posisinya yang berada di tengah-tengah Indonesia sehingga dekat untuk diakses dari sisi barat, timur, utara, maupun selatan Indonesia.
" Kalau dipilih yang timur—kalau ibu kotanya dipilih di Papua—yang dari Aceh ke Papua itu kalau ke sini jauh sekali, 9 jam dari Aceh ke Papua naik pesawat, _lho, itu. Kalau naik kapal bisa berminggu-minggu," ungkapnya.
" Jadi dipilih ibu kota itu di tengah-tengah sehingga dipilih Nusantara di Kalimantan. Di tengah-tengah, dari timur dekat, dari Papua dekat, dari Aceh juga dekat, dari utara juga dekat, dari selatan juga dekat. Jadi dipilih di tengah-tengah," imbuh Jokowi
Presiden pun mengapresiasi para pelajar Papua yang dinilainya pintar dan berani. Ia berpesan agar anak-anak tersebut bisa terus semangat belajar.
" Ini anak-anak di Papua ini pintar dan berani. Baik anak-anakku semuanya, terima kasih atas kehadirannya pada pagi hari ini dan semuanya semangat belajar semuanya ya dan hati-hati semuanya pulang sampai ke rumah masing-masing di kabupaten dan kotanya masing-masing," pungkasnya.
View this post on Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam