Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pertandingan Bayern Munich Vs VIktoria Plzen (Foto: Reuters/Michaela Rehle)
Dream - Tragedi maut di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu 1 Oktober 2022, menyita perhatian dunia. Klub-klun sepak bola dunia pun turut merasakan duka mendalam.
Aksi simpati juga dilakukan di saat laga Bayern Munich vs Viktoria Plzen dalam babak penyisihan grup Liga Champions 2022/2023. Laga itu diwarnai aksi solidaritas para suporter tuan rumah untuk para korban tragedi Kanjuruhan.

Untuk mengenang korban Kanjuruhan, fans Bayern Munich memasang spanduk dengan tulisan 'Lebih 100 Orang Dibunuh Polisi' di Allianz Arena, Munich, Jerman pada Selasa, 4 Oktober 2022.
Tak hanya itu, dua kesebelasan serta seluruh orang yang ada di stadion sempat mengheningkan cipta sebelum memulai pertandingan.

Fans Bayern Munich juga memasang spanduk dengan pesan lainnya, tertulis dengan jelas mereka membuat kalimat 'Mengenang Kematian di Kanjuruhan'.

Dalam laga tersebut Bayern Munich berhasil membungkam Victoria Plzen dengan kemenangan skor 5-0. Bayern Munich semakin kokoh di puncak klasemen Grup C Liga Champions berkat kemenangan tersebut.
Sumber: Merdeka.com
Dream - Dunia sepak bola tengah berduka setelah terjadi tragedi usai laga Arema vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu 1 Oktober 2022. Lebih dari seratus orang meninggal dunia akibat insiden setelah pertandingan itu.
Peristiwa nahas itu mendapatkan perhatian dari Presiden Federation Internationale de Football Association (FIFA), Gianni Infantino. Dia menyebut kejadian tragis itu membuat dunia sepak bola dilanda shock, bahkan mengatakan sebagai hari gelap dalam dunia sepak bola.
" Dunia sepak bola sedang shock menyusul insiden tragis yang terjadi di Indonesia pada akhir pertandingan antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan," kata Presiden FIFA Gianni Infantino, dikutip dari situs resmi Fifa.com, Senin 3 Oktober 2022.
" Ini adalah hari gelap bagi semua yang terlibat dalam sepak bola dan ini adalah sebuah tragedi di luar nalar," lanjutnya.
Gianni turut menyampaikan belasungkawa yang terdalam terhadap keluarga korban dan teman-temannya.
" Saya menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga dan teman-teman para korban yang kehilangan nyawa setelah insiden tragis ini," doanya.
Pria yang memulai jabatan sebagai Presiden FIFA pada tahun 2016 tersebut juga mendoakan korban yang telah meninggal dunia. Juga untuk mereka yang terluka, dia berharap mereka bisa menghadapi masa sulit itu.
" Bersama FIFA dan komunitas sepak bola global, semua pikiran dan doa kami bersama para korban, serta mereka yang terluka dan menghadapi masa sulit ini akan selalu bersama rakyat Republik Indonesia, Konfederasi Sepak Bola Asia, Persatuan Sepak Bola Indonesia, dan Liga Sepak Bola Indonesia," ujarnya.
Diketahui jumlah korban meninggal dunia berdasarkan informasi dari Komunitas Peduli Malang menyebutkan korban meninggal dunia akibat kericuhan tersebut mencapai 153 orang. Sementara laporan resmi dari Polda Jatim menyebutkan angka korban berjumlah 127 orang.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya