Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Momen Wisuda Santri Cilik Tak Didampingi Sang Ibu (TikTok @safarvia19)
Dream - Kebanyakan cerita dari momen wisuda adalah anak yang didampingi orangtuanya ketika menerima ijazah sebagai tanda telah lulus pendidikan. Tak hanya menyelesaikan pendidikan tinggi, wisuda juga sudah banyak dilakukan para murid sekolah pendidikan dasar bahka playgroup.
Orang tua akan menyisihkan waktunya untuk menghadiri acara kelulusan putranya sebagai bentuk dukungan sekaligus tanda kasih kepada si buah hati. Namun tak semua anak bisa merasakan wisuda bersama orangtuanya.
Seperti momen dari santri cilik berikut ini yang menjalani wisuda santri di Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan, Jawa Timur. Anak ini tak bisa merasakan wisuda bersama orang-orang tercintanya karena suatu alasan.
Saat maju ke atas panggung, awalnya santri yang bernama Muhammad Sulton Mahroby dites untuk membaca kitab kuning dan lancar membacanya. Kemudian pembawa acara menanyakan keberadaan ibunya yang tak nampak mendampinginya.
Melansir video TikTok @safarvia19, santri yang kerap disapa Roby itu menjadi pusat perhatian dengan jawaban dari pertanyaan pembawa acara tentang ibunya. Ternyata ibunya bukan tidak datang, melainkan sudah meninggal.
“ Ibunya datang?” tanya sang pembawa acara kepada Roby.

“ Ibu tidak datang, sudah meninggal,” jawab Roby.
Jawabannya membuat semua orang terharu. Bahkan semakin membuat pilu, ayahnya Roby juga tak bisa datang.
Kemudian pembawa acara berusaha menghubungi sang ayah melalui sambungan telepon. Melalui telepon itu terdengar suara ayah Roby, yang meminta maaf atas kondisinya yang tidak bisa hadir.
" Roby, sehat ya nak. Terima kasih ustaz, alhamdulillah. Roby, ayah minta maaf ya nak jika ayah malam ini tidak bisa hadir di acara wisudanya Roby karena ada kesibukan di luar kota. Roby baik-baik ya, nak," kata sang ayah melalui telepon.

Perjuangan Roby terus menjadi perhatian karena selama ini ia hanya didampingi oleh ayahnya M Yusuf Danial, yang merupakan seorang anggota Dewan Kabupaten Pasuruan.
Video ini lantas dipenuhi komentar warganet yang turut mendoakan, serta mengapresiasi perjuangan Roby meski ibunya sudah tiada.
" ya Allah beruntung almarhumah ibunda punya anak Soleh, barakallah ya nak sing sabar nak sehat bahagia sll."
" terharu,, air mata q sampai netes,, moga si roby selalu sabar dn selalu jd ank yg shaleh."
" masyaa Allah anak pintar anak sholeh,terharu campur sedih kasihan dan tak terasa, sabar y ganteng."
" Ya Allah gak kuat lihatnya, jadi menangis .....soleh anak ganteng.... penyelamat org tua."
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya