5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Dream - Jalan tol lintas Jawa yang pada arus mudik Lebaran 2016 sudah mampu melayani penumpang sampai Brebes. Pada lebaran tahun ini, diprediksi jalan tol tersebut akan tersambung hingga Ngaliyan, Semarang, Jawa Tengah.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan pengerjaan tiga ruas jalan tol sebagian besar telah selesai. Tiga ruas jalan itu ialah Pejagan-Pemalang, Pemalang-Batang, dan Batang-Semarang, akan dapat dilalui pemudik pada Juni 2017 nanti.
" Kementerian PUPR dan Badan Usaha Jalan Tol yakni PT Jasa Marga, PT Waskita, dan PT Sumber Mitra Jaya sepakat untuk menjaga ritme pekerjaan dan bisa selesai tepat waktu untuk fungsional," ujar Basuki, dikutip dari setkab.go.id, Senin, 9 Januari 2017.
" Sehingga diharapkan dapat mengurangi kemacetan arus mudik lebaran tahun ini," ucap dia melanjutkan.
Selain jalur tol menuju Semarang, Basuki juga sempat meninjau langsung tol lintas Jawa yang akan menghubungkan Jakarta-Surabaya sepanjang 650 km. Proses pengerjaan tol ini ditargetkan selesai pada 2018.
Selain itu, dalam kunjungan yang dijalankan pada Jumat pekan lalu, dia ingin memastikan mudik 2017 bisa tembus tidak hanya ke Pemalang, melainkan sampai Ngaliyan.
Saat ini, kata Basuki, perkembangan pembangunan konstruksi pembangunan jalan tol ruas Pejagan-Pemalang seksi 3 dan 4 sudah mencapai 57,25 persen. Sementara proses pembebasan lahan telah berjalan 98 persen.
Diketahui, ruas tol Pejagan-Pemalang memiliki panjang 57,5 km dan terbagi dalam empat seksi. Pembangunan seksi 1 dan 2 dengan pintu keluar Brebes Timur telah selesai dan beroperasi pada Juni 2016 lalu.
Ruas Pemalang-Batang memiliki panjang 39 km. Tol ini ditargetkan selesai pada Desember 2018, namun Basuki berharap dapat dioperasikan pada musim mudik tahun ini.
" Jalan tol Pemalang-Batang memiliki total panjang 39 km, ada beberapa kilometer yang kualitas tanahnya sulit, istilahnya soft soil, sehingga perlu treatment dan sudah disepakati dilakukan dengan metode vacuum," ucap Basuki.
Selanjutnya, kata Basuki hasil penggunaan teknik vacuum akan dievaluasi pada akhir Januari nanti. Jika tidak dapat selesai, akan dicarikan teknik lain agar jalan tol dapat berfungsi pada Juni nanti saat arus mudik lebaran.
Basuki mengatakan progres pengerjaan konstruksi tol Pemalang-Batang 6,63 persen. Sementara pembebasan lahan mencapai 80,80 persen.
Sementara untuk ruas Batang-Semarang yang memulai proses groundbreaking April 2016, kata Basuki, beberapa jalur sudah dapat dilakui. Sehingga, dia yakin tol tersebut dapat beroperasi pada pertengahan tahun meski ditargetkan selesai pada Desember 2018.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?